Spurs Terlalu Cepat Anggap Kemenangan Sudah Dikunci

Hotspur kolaps saat menjamu West Ham United di babak keempat Piala Liga Inggris. Unggul dua gol, Spurs kehilangan konsentrasi dan bobol tiga kali.

Spurs unggul dua gol lebih dulu saat menghadapi West Ham di Wembley, Kamis (26/10/2017) dinihari WIB. Gol Moussa Sissoko dan Dele Alli membuat The Lilywhites sudah nyaman memimpin 20 di babak pertama.

Tapi laga belum benarbenar usai sampai peluit panjang dibunyikan. West Ham mencetak gol demi gol, hingga membalikkan keadaan hanya dalam waktu 15 menit.

Andre Ayew memperkecil ketertinggalan The Hammers di menit ke55, lalu mencetak gol lain lima menit berselang. Di menit ke60, giliran Angelo Ogbonna mencetak gol ketiga sekaligus menjadi penentu kemenangan.

Manajer Spurs Mauricio Pochettino geram bukan main dengan kekalahan ini. Dia menilai anakanak asuhnya terlalu cepat puas sehingga level penampilannya malah menurun.

“Kami mencetak dua gol dan saat itu tampaknya laga sudah berakhir, tapi kami memperlihatkan kurangnya agresi dan kebobolan tiga gol dalam 15 menit. Itu tak boleh terjadi,” ungkap Pochettino dikutip BBC.

“Ketika Anda tak berada di level mental yang sama, itu sulit. Lawan tampil nothing to lose, mereka mulai yakin dan kami mulai menderita. Mungkin kami berpikir bahwa tugas sudah selesai. Babak kedua tak berjalan sama dan itu sulit diterima.”

“Setelah Real Madrid dan Liverpool, sulit untuk menjaga motivasi dan konsentrasi. Kami harus lebih matang di kedudukan unggul 20, ini mengecewakan. Kalah itu selalu tak bagus. Saya tak senang,” imbuhnya.

Sebelumnya Spurs sedang dalam laju positif dengan tak terkalahkan di 11 partai beruntun, termasuk mengimbangi Madrid 11 dan mengalahkan Liverpool 41 di dua laga teranyar.