Spurs Akui Kesulitan Bongkar Pertahanan Bournemouth

Tottenham Hotspur menang susah payah atas Bournemouth. Manajer Spurs Mauricio Pochettino mengakui timnya kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Spurs cuma menang 10 saat menjamu Bournemouth di Wembley, Sabtu (14/10/2017) malam WIB. Satusatunya gol diciptakan oleh Christian Eriksen di awal babak kedua.

Tuan rumah mendominasi jalannya pertandingan sejak sepak mula. Tapi cukup kesulitan menemukan celah di pertahanan tamunya.

Permainan Spurs baru mulai membaik di babak kedua. Gol Eriksen sedikit banyak memancing Bournemouth untuk lebih berani menyerang, sehingga meninggalkan celahcelah untuk dimanfaatkan.

Sepanjang laga Spurs mencatatkan 70% penguasaan bola dan melepaskan 14 percobaan. Dari jumlah tembakan itu, hanya lima yang mengarah ke gawang secara langsung.

Terlepas dari skornya yang tipis, kemenangan ini sudah menandai akhir laju buruk Spurs di kandang. Ini merupakan kemenangan pertama mereka di kandang di ajang liga, setelah tiga laga sebelumnya berakhir dengan dua kali imbang dan sekali kalah.

Tapi melihat penampilan Spurs yang kurang meyakinkan, pertanyaan soal kutukan Wembley masih saja muncul. Pochettino tak mau ambil pusing soal itu.

“Tim bermain baik. Sulit untuk menemukan celah di pertandingan tadi. Kami banyak memegang bola, tapi tidak bisa membongkar lawan,” ungkapnya kepada BBC.

“Di babak kedua, kami menemukan posisiposisi yang lebih baik dan menggulirkan bola dengan cepat. Situasi jauh lebih baik. Anda selalu kepayahan kalau tak mencetak gol kedua. Ini performa yang bagus, tak cukup hebat, tapi cukup untuk memenangi tiga poin.”

“Saya senang kami menang. Tapi mustahil untuk menghentikan Anda menanyai saya soal (kutukan) Wembley,” imbuh manajer asal Argentina ini.