Survei SMRC: Warga Jakarta Puas dengan Kinerja Basuki-Djarot

Sports Kompas Jakarta – Sebagian besar warga Jakarta menyatakan puas dengan kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) yang kembali dicalonkan empat partai politik dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017. Hal tersebut tercermin dari hasil survei yang dilaksanakan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tentang Kinerja Petahana dan Peluang Para Penantang dalam Pilgub DKI Jakarta. Saat menyampaikan hasil survei di Jakarta, Kamis (20/10), Direktur Program SMRC, Sirojudin Abbas menyebutkan dalam survei kinerja petahana, 66 persen responden menyatakan cukup puas dengan kinerja Ahok dan 44 persen cukup puas dengan kinerja Djarot. Hanya 18 persen responden yang tidak puas dengan kinerja Ahok dan 28 persen untuk Djarot. Sampel dalam survei sebanyak 810 orang dan dipilih dengan metode multistage random sampling . Namun, response rate atau yang ikut serta hanya 648 responden atau 80 persen. “Tingkat kepuasan untuk kinerja petahana trennya meningkat. Masalah hukum dan isu-isu yang muncul tidak memengaruhi opini publik,” ujarnya. Masalah hukum dan isu yang dimaksud adalah serangkaian masalah yang sempat menyerang Basuki, mulai dari kasus Sumber Waras hingga kasus reklamasi. Tren yang terus meningkat itu, kata Sirojudin Abbas, terlihat sejak Agustus 2015 yang berada di posisi 64 persen dan terus meningkat hingga Oktober 2016 di posisi 75 persen. Sedangkan untuk Djarot, sejak Agustus 2015 ada di posisi 32 persen meski di Agustus 2016 angkanya mencapai 37 persen dan pada Oktober 2016 mencapai 49 persen. “Tidak banyak berubah dan malah semakin ke sini semakin positif,” katanya. Terkait survei tersebut, peneliti senior dari LIPI, Syamsuddin Haris mengatakan hasilnya cukup konsisten dalam hal kepuasan terhadap Basuki dan Djarot. Jika dibandingkan setahun lalu, tingkat kepuasan terhadap Basuki meningkat menjadi 75 persen dari 46 persen. Demikian juga tingkat kepuasan terhadap Djarot yang meningkat menjadi 49 persen. Deti Mega Purnamasari/AB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu