Pemain Nigeria Berduka Atas Korban Bom Nobar

Sports Kompas CUIABA – Tragedi meledaknya bom di sebuah cafe yang menjadi tempat nonton bareng (Nobar) Piala Dunia 2014 di Nigeria membuat para pemain tim berjuluk Super Eagle itu berduka. Seperti diketahui sebelumnya sebuah bom meledak di kota Damaturu, Nigeria, di tempat para penggemar sepak bola sedang menonton pertandingan piala dunia di televisi. Para saksi mata mengatakan, pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di dalam taksi roda tiga. Setidaknya 21 orang meninggal pada tragedi yang terjadi di dua tempat yang berbeda tersebut dan Victor Moses cs pun lewat juru bicara tim menyatakan duka mereka para atas korban bom tersebut. Juru bicara timnas Nigeria, Ben Alaiya mengatakan para pemain bersedih untuk para korban yang meninggal dunia. “Mendengar kabar tentang tragedi ini sangat menyedihkan untuk kami. Semua orang disini sedang berduka dan bersedih. Para pemain sangat bersedih, karena tragedi kemarin berhubungan dengan Piala Dunia dimana orang yang menjadi korban merupakan fans yang sedang menyaksikan timnas Nigeria berlaga,” ucap Ben Alaiya seperti dilansir Soccerway, Sabtu (21/6). “Mereka sangat sedih dan mengatakan bakal berusaha sebaik mungkin untuk memastikan kemenangan pada laga selanjutnya. Kemenangan nanti akan mereka persembahkan untuk para korban ledakan bom,” lanjutnya. Ben menambahkan tidak ada anggota keluarga dari pemain yang menjadi korban, namun ia menegaskan para pemain keseluruhan ikut berduka. “Tidak ada keluarga pemain yang jadi korban. Namun kami sadar sebagai seorang warga negara Nigeria, hal ini membuat Anda sakit,” tandasnya. Akibat ledakan ini pejabat di negara bagian Adamawa telah memerintahkan agar penyelenggara acara nonton bareng Piala Dunia untuk membatalkan acaranya, karena ancaman serangan kelompok Islam, Boko Haram. Para pengamat mengatakan, kelompok militan Islam -diantaranya Boko Haram- menyatakan sepak bola merupakan aktivitas yang tidak Islami. ( akr ) dibaca 756x

Sumber: Sindonews