Mahasiswa UGM Meraih Juara Pertama YSEALI World of Food Innovation Challenge 2016

Sports Kompas JAKARTA-Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, tiga pemuda Indonesia mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan meraih juara pertama pada Young Southeast Asian Leaders Initiatives (YSEALI) World of Food Innovation Challenge 2016 pada tanggal 28 Oktober 2016 di Siem Reap, Kamboja. Dengan MINO Micro Bubble, finalis Indonesia memukau para juri dari 10 negara anggota Asean dan perwakilan Sekretariat Asean. Nabil Satria, Fajar Sidik, Untari Ramadhani merupakan mahasiswa tingkat akhir di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan Dr. Deendarlianto, Kepala Pusat Studi Energi UGM sekaligus sebagai instruktur tim MINO, mengalahkan 2 finalis lainnya dari Kamboja dan Malaysia. Para finalis menerima grand prize berupa study trip ke technology hubs di Austin, Texas, pada 2017. “Kami percaya sistem ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani ikan, tetapi juga akan menciptakan kesempatan kerja di sektor lain, serta meningkatkan ketahanan pangan lokal, internasional, dan regional,” kata Untari Febrian Ramadhani, yang merupakan bagian dari Mino Tim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (2/11). MINO Micro Bubble menawarkan solusi kepada petani ikan untuk menggunakan teknologi micro bubble ini untuk meningkatkan jumlah oksigen yang larut dalam air yang dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan ikan. “Amerika Serikat berkomitmen untuk bermitra dengan Aseann untuk memberikan orang-orang muda dengan kesempatan untuk berkontribusi ilmu pengetahuan, teknologi, dan usaha inovasi,” kata Kuasa Usaha AS, Brian McFeeters. YSEALI World of Food Innovation Challenge 2016 dilaksanakan oleh Badan Pembangunan Internasional AS bermitra dengan Cisco dan Intel. Kegiatan ini mengundang pemuda dari seluruh Asean untuk mengusulkan solusi berbasis teknologi untuk mengatasi beberapa tantangan di kawasan itu di bidang pertanian, budidaya , dan perikanan. Lebih dari 200 aplikasi yang diterima dari Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam. (is) Imam Suhartadi/IS Investor Daily

Sumber: BeritaSatu