Luhut Sebut Arcandra Telah Berbuat Banyak

Sports Kompas Jakarta – Pelaksana tugas (Plt) Menteri ESDM, Luhut Pandjaitan, mengatakan, selama 20 hari bertugas sebagai Menteri, Arcandra Tahar dinilainya telah mampu menghemat anggaran. “Arcandra telah melakukan percepatan atau akselerasi realisasi anggaran 2016. Dia menekan biaya perjalanan dinas hingga 15 persen,” kata Luhut dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di kompleks Senayan,Jakarta, Kamis (1/9). Arcandra juga dikatakan Luhut telah berhasil memantau kinerja masing-masing unit di kementerian itu. Bahkan, kata dia, Arcandra telah mempersiapkan banyak hal. “Di antaranya PSC East Nature, pengembangan Masela, perpanjangan Blok Sanga-Sanga, pengembangan lapangan jangkrik, pengembangan Blok Mahakam, pengembangan Gas IDD Bangka. Lapangan jangkrik dan Blok Mahakam dengan 19 sumur juga akan segera dikerjakan setelah ditandatangani,” katanya. Rapat kerja Komisi VII DPR denganLuhut itu diwarnai hujan interupsi. Sejumlah anggota Komisi VII DPR mempertanyakan terkait penerbitan izin surat rekomendasi eskpor konsentrat PT Freeport Indonesia. Anggota komisi VII FPPP, Andi Dulung, mempertanyakan kebenaran perpanjangan izin ekspor Freeport. Menurutnya, ada beberapa hal yang sifatnya harus diklarifikasi. “Apa betul ada perpanjangan izin ekpor Freeport dan apa dasarnya. Serta berapa jumlah ekspor, lalu bagaimana perkembangan pembangunan smleter yang mereka janjikan,” tanya dia. Anggota Komisi VII dari Fraksi Gerindra, Ramson Siagian, mengaku kecewa dengan tindakan pemerintah terkait perpanjangan eksport konsentrat Freeport. Menurutnya, hal itu karena telah melanggar Undang-undang (UU). “Kebijakan itu akan berakibat tidak baik bagi generasi penerus bangsa. Jelas sekarang pemerintah telah melanggar undang- undang. Seharusnya pemerintah dapat memberikan contoh yang baik kepada publik agar tidak melanggar undang-undang,” katanya. Hotman Siregar/FER Majalah Investor

Sumber: BeritaSatu