Liga paling boros

Sports Kompas Sindonews.com – Selain sebagai liga paling menarik di jagat raya ini, Liga Primer juga dinobatkan sebagai liga paling boros. Dalam 10 tahun terakhir ini saja, Liga Primer sudah mengeluarkan kocek senilai 4,4 miliar pounds (Rp60 triliun) untuk memboyong pemain-pemain papan atas. Laporan keuangan itu dikeluarkan Deloitte yang merupakan perusahaan konsultasi atau finansial terkemuka di dunia. Mereka merilis angka investasi itu serta membuat daftar 20 klub yang paling banyak menghabiskan uang untuk membeli pemain. Klub Liga Primer memang bisa dinilai royal dalam belanja pemain.Itu yang membuat Liga Primer menjadi liga yang diklaim paling banyak ditonton.Pasalnya,di Liga Primer,ada begitu banyak pemain hebat.Ini membuat persaingan semakin sengit. Untuk bursa transfer musim panas ini saja,klub-klub Liga Primer sudah menggelontorkan dana sekitar 450 juta pounds.Angka itu mungkin bisa bertambah karena bursa transfer baru ditutup hari ini. Pasalnya,transfer pemain justru semakin gila pada hari penutupan.Ini berkaca pada musim lalu di mana pada hari penutupan terjadi transaksi senilai 135 juta pounds. Dari angka Rp60 triliun itu,Chelsea berada di urutan pertama dengan nilai 673 juta pounds.Sejak klub itu dipegang Roman Abramovich,pengeluaran mereka sangat besar.Ini terkait ambisi taipan asal Rusia itu yang berharap Chelsea bisa menjadi klub paling hebat di dunia. Kemudian di urutan kedua ditempati Manchester City (Man City). Klub milik Sheikh Mansour bin Zayed al-Nahyan ini mengeluarkan 572 juta pounds dalam satu dekade terakhir ini.Lalu diikuti Liverpool pada urutan ketiga dengan 414 juta pounds. Untuk posisi keempat menjadi milik Manchester United (MU) dengan 352 juta pounds. Setelah itu,Tottenham Hotspur mengeluarkan 350 juta pounds.Arsenal berada di tempat keenam dengan 214 juta pounds. Sementara Mark Roberts selaku manajer senior di Deloitte Sports Business Group mengaku hal itu sangat wajar.Pengeluaran banyak yang dilakukan klub Liga Primer seimbang dengan apa yang mereka dapatkan. Klub tidak hanya mendapatkan keuntungan, namun mereka juga semakin terkenal. “Menurut saya,pengeluaran klub Liga Primer Inggris dalam 10 tahun terakhir ini akan semakin meningkat,”ujar Roberts ( wbs ) dibaca 1.268x

Sumber: Sindonews