FAIT Curigai DPT Identik Pemilih Siluman Berkisar 15 Juta sampai 25 Juta

RIMANEWS- Jumlah pemilih siluman sangat mencemaskan, mencapai jutaan. Forum Akademisi IT (FAIT) tidak berhenti mengungkap KPU memuat DPT identik pemilih siluman berkisar 15 juta sampai 25 juta. Kini, FAIT kembali menuding ada skenario curang dan para komisioner KPU tidak kapabel sebagai penyelenggara Pemilu. “Jika komisioner KPU tidak mampu dan tidak menguasai pekerjaannya, itu berarti anggota DPR RI melakukan kekeliruan dalam seleksi komisioner KPU,” tegas Ketua Umum FAIT, Hotland Sitorus. Baca Juga Gempa 6,4 SR Mengguncang Aceh Revolusi Diam-Diam dari Petamburan Larang Kampanye di Medsos, Bawaslu Halangi Kebebasan Berekspresi Ketua Umum FAIT ini mempertanyakan kapabilitas para Komisioner KPU itu terkait hasil dari pelaksanaan sebagai penyelenggara Pemilu 2014, jika benar tidak bisa. Komisioner KPU juga dianggap tidak fair menanggapi temuan FAIT. Ihwalnya, adanya pemberitaan media atas temuan FAIT tentang kisruh DPT Pemilu 2014 yang masih memuat pemilih tanpa nomor induk kependudukan (NIK), nama orang yang sudah meninggal dunia, nama pemilih ganda dan pemilih dengan nama-nama aneh. FAIT juga menduga, kisruh DPT Pemilu 2014 merupakan bagian dari skenario kecurangan pemilu. Alasannya, penyusunan DPT sudah melalui 6 (enam) tahapan, namun DPT belum beres, bahkan masih memuat pemilih siluman atau “umpetin data” berkisar antara 15 hingga 25 juta pemilih tadi, seperti dilansir Lensaindonesia.. Seperti diketahui, menanggapi itu Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay bicara dengan nada menantang di program Pemilu di salah satu tv swasta (4/3/2014), bahwa siapa saja yang memiliki temuan kisruh DPT agar datang untuk membantu KPU memperbaikinya. Sebeluamnya, komisioner KPU yang lain, Ferry Kurnia Rizkiyansyah juga bicara dengan nada sama. “Lebih baik dia datang ke KPU untuk membantu kami. Ini bentuk partisipasi masyarakat,” kata Ferry, 26 Februari lalu. Merespon tantangan komioner itu, Hotland Sitorus, menegaskan, “Kami berasumsi lain, sebab KPU pasti mempunyai tim IT yang hebat. KPU juga pasti memiliki perangkat IT baik serta pendanaan yang lebih dari cukup. Jadi tidak mungkin para Komisioner KPU tidak berbuat kalau DPT belum beres.” Sekjen FAIT, Janner Simarmata menjelaskan, FAIT sebenarnya sudah berulangkali memberikan informasi kisruh DPT Pemilu kepada KPU melalui media. “FAIT sudah lama menyuarakan kisruh DPT Pemilu. Hanya saja KPU tidak mau mendengar dan seakan-akan mengulur-ulur waktu. Kami tidak pernah terdengar tanggapan KPU terhadap kritikan yang kami sampaikan. Namun demikian, FAIT memahami media adalah salah satu sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi kepada KPU. Jadi, KPU tidak boleh berkelit.” Pungkas Janner Simarmata. (rim) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Polhukam , KPU , Siluman , FAIT , Polhukam , KPU , Siluman , FAIT , Polhukam , KPU , Siluman , FAIT

Sumber: RimaNews