Cuplikan 2 Ledakan Bom di Tengah Laga Prancis Vs Jerman

Sports Kompas VIVA.co.id – Paris diguncang teror bom dan penembakan yang menewaskan lebih dari 100 orang. Salah satu bom yang meledak, ternyata ada di dekat Stadion Stade de France yang sedang menggelar laga uji coba. Timnas Prancis menjamu Jerman dalam laga semalam, dan berakhir dengan kemenangan 2-0 buat tuan rumah. Namun, kemenangan itu diwarnai oleh aksi terorisme yang menghantam ibu kota Prancis tersebut. Salah satu aksi teror berantai yang terjadi, mengambil tempat tepat di luar stadion. Menurut kronologis versi Telegraph , dua bom bunuh diri telah meledak di luar Stade de France dan menewaskan beberapa orang. Ledakan ini, tepatnya terjadi di babak pertama ketika skor antara Prancis melawan Jerman masih imbang 0-0. Kekuatan ledakan bom tersebut sangat besar, sehingga terdengar sampai ke dalam stadion, hal itu terbukti dari cuplikan video siaran langsung laga tersebut. Seperti yang dilansir dari akun Instagram @waaaxxx , dua kali terdengar ledakan bom, ketika pemain Prancis dan Jerman sedang memperebutkan bola. Tidak sadar ledakan itu adalah bom, laga tetap berjalan seperti biasa. Essas foram as explosões que aconteceram durante a transmissão do jogo entre a França e Alemanhã nessa noite de sexta-feira. Três pessoas morreram devido a atentado em frente ao portão do Stade de France em Paris. ? #parisattacks #parisattack #prayforparis #frager #parisjetaime #paris A video posted by WAAAXXX (@waaaxxx) on Nov 13, 2015 at 5:41pm PST Durant #FRAAAL , une première explosion ( @ArsenalTerje ) #ParisAttacks pic.twitter.com/EmZoHkJSSK — Breaking3zero (@Breaking3zero) November 13, 2015 Namun, setelah pertandingan, panitia penyelenggara pertandingan meminta kepada para penonton untuk tetap berada di dalam stadion sementara waktu. Alhasil, terlihat kerumunan penonton masuk ke dalam lapangan, sambil berharap keadaan membaik. Sedangkan para pemain dari kedua kesebelasan, diperintahkan oleh pihak keamanan untuk tetap bertahan di kamar ganti, sampai mendapatkan kepastian kondisi kembali terkendali. Presiden Prancis, Francois Hollande yang ikut menyaksikan jalannya laga uji coba lebih awal dilarikan menuju tempat yang aman oleh aparat pengamanan, begitu kabar pengeboman mencuat. Kabar terakhir, media Prancis melaporkan korban teror Prancis hingga kini bertambah menjadi 140 orang akibat serangan penembakan dan pemboman di beberapa tempat. (asp)

Sumber: VivaNews