Cap Amatir Bikin Pemain PS TNI Tampil Menggila

Sports Kompas VIVA.co.id – Tak ada yang mengira PS TNI tampil luar biasa di ajang Piala Jenderal Sudirman. Skuad asuhan Suharto AD tersebut bahkan bisa mengakhiri fase awal dengan menjadi juara Grup C usai mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-0. Tim yang sebagian besar pemainnya diisi oleh skuad PSMS Medan tersebut memulai turnamen dengan stigma amatir. Cap tersebut terbilang wajar karena PSMS bukanlah tim yang bermain di level tertinggi. Namun, dia mengingatkan, dengan semangat tinggi, motivasi Legimin Raharjo dan kawan-kawan mematahkan anggapan tersebut layak diapresiasi. Terlebih dengan pencapaian ini, mereka makin membulatkan tekad untuk bisa berprestasi lebih jauh lagi. “Anak-anak dalam kondisi psikologis yang baik. Mereka sudah bisa membuktikan kemampuan, bukan pemain amatir yang selama ini dihembus-hembuskan,” tutur manajer PS TNI, Andry Mahyar, kepada VIVA.co.id , Selasa 1 Desember 2015. Skuad tim berjuluk Timnas Loreng tersebut kini sudah berada di Medan. Mereka akan menjalani pemusatan latihan di markas Komando Daerah Militer I Bukit Barisan jelang bermain di babak 8 besar. Diakui oleh Andry, jajaran tim pelatih kini fokus pada pengembalian fisik dan stamina para pemain. 17 hari berada di Surabaya menurutnya cukup menguras tenaga penggawa PS TNI. Timnas Loreng pada masa rehat ini tidak mengagendakan satu pun laga uji coba. Mereka enggan mengambil risiko, karena jika memaksakan beruji coba bukan tidak mungkin akan ada pemain yang mengalami cedera. “Tidak ada uji coba, karena tidak mau ambil risiko takut ada cedera dan segala macam,” ujar Andry. (one)

Sumber: VivaNews