Buronan Teroris Asal Uighur Tewas di Poso

Sports Kompas Jakarta — Perayaan HUT RI ke 71 ditandai dengan keberhasilan Satgas Tinombala. Seorang warga negara asing (WNA) bersuku Uighur bernama Ibrahim ditembak mati satgas Operasi Tinombala di Poso, Rabu (17/8) pagi. “Pelaku terpaksa dilumpukan karena ketika diminta untuk berhenti untuk diperiksa malah melawan dan melempar bom lontong. Saat itu ada dua orang. Satu tewas atas nama Ibrahim dan satu lagi lari dengan membawa M-16,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Jakarta Rabu (17/8). Peristiwa ini terjadi di Pegunungan wilayah Padopi dekat perkampungan Poso Pesisir sekitar pukul 08.25 WITA. Keberhasilan Satgas Tinombala ini terjadi susul menyusul sejak tewasnya pentolan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso dan penangkapan istrinya disekitar Tambarana, Poso Pesisir Utara, Sulawesi Tengah beberapa saat lalu. Setelah itu dua buron Poso bernama Jumri dipastikan menyerah di dusun Ratulene, Kasigincu, Poso Pesisir pada pukul 04.00 WITA Jumat (5/8) dan lalu disusul Opick alias Salman yang juga menyerah. Dengan tewasnya Ibrohim maka 15 orang buron yang tersisa adalah: 1. Basri alias Bagong alias Bang Ayas alias Opak 2. Ali Ahmad alias Ali Kalora 3. Firdaus alias Daus alias Barok Rangga 4. Kholid 5. Askar alias Jaid alias Pak Guru 6. Adji Pandu Suwotomo alias Sobron 7. Qatar alias Farel 8. Suhartono alias Yono Sayur alias Pak Hiban 9. Abu Alim 10. Moh. Faizal alias Namnung alias Kobar 11. Nae alias Galuh 12. Basir alias Romzi 13. Andika Eka Putra alias Andika alias Hilal 14. Nurmi Usman alias Oma (Istri Basri) 15. Tini Susanti Kaduku alias Umi Fadel (Istri Ali Kalora) Farouk Arnaz/FMB BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu