Sergio Ramos Sempat Diplot Jadi Penyerang Tengah Oleh Carlo Ancelotti

Tentu itu hanya sekadar ucapan guyonan Don Carlo, yang sangat terpukau dengan rajinnya Ramos mencetak gol untuk Real Madrid. Malahan, Ancelotti menyebut gelar Liga Champions 2014 yang terjadi berkat gol Ramos adalah gelar terbaik dalam sejarah hidupnya.
Dalam beberapa pekan terakhir, insting mencetak gol Sergio Ramos sedang menjadi-jadi. Ia menyelamatkan Real Madrid saat menahan Barcelona 1-1 di Camp Nou. Ia juga memberikan gol kemenangan saat Los Blancos menenggelamkan Deportivo La Coruna 3-2, meski sempat tertinggal hinggga menit-menit terakhir.
Bagi Carlo Ancelotti, pelatih yang pernah menangani Real Madrid, dan kini berada di Bayern Munchen, keampuhan Sergio Ramos tidaklah mengherankan. Bahkan, Don Carlo mengaku pernah bercanda kepada Ramos, agar menjadi penyerang tengah saja.
Kepada AS, Ancelotti menuturkan, Ia terus saja mencetak gol ajaib. Ia melakukannya karena memiliki kualitas di depan gawang. Faktanya, ia bisa saja dengan mudah jadi penyerang. Kadang saya bercanda dengan Sergio, berkata kepadanya saya akan meletakkannya sebagai penyerang tengah.

Ancelotti meyakini, pemain dengan kepribadian dan karakter seperti Segio Ramos sangatlah penting bagi sebuah tim. Ramos punya rasa percaya diri tinggi, kerap memovitasi rekan-rekannya, dan tidak mau berhenti berjuang hingga titik darah penghabisan. Hal ini pula yang ditunjukkan Ramos saat final Liga Champions 2014, kala ia mencetak gol penyama kedudukan di menit terakhir melawan Atletico.
Ancelotti menuturkan, Saya pikir final tersebut adalah momen terbaik saya di Real Madrid. Kami memenangi trofi paling penting yang kami targetkan sejak awal. Kami bekerja apik sampai Desember, tetapi kemudian mengalami masalah karena cedera pemain. Beruntung (berkat Ramos) kami bisa mengangkat trofi Liga Champions.

sports-kompas.com keluaran togel hongkong Sumber: Sidomi