Sampaoli Sebut Messi Tak Bisa Menikmati Bakatnya

Tak ada yang meragukan bahwa megabintang Barcelona, Lionel Messi, merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada sepanjang masa. Namun begitu, Pelatih Timnas Argentina, Jorge Sampaoli, justru menilai kalau Messi tak bisa sepenuhnya menikmati bakat yang dimilikinya.

Sampaoli menilai kalau anak didiknya itu memiliki banyak tekanan di dalam kepalanya, utamanya saat tampil bersama Timnas Argentina. Pasalnya, dengan kemampuan yang dimiliki Messi, banyak pihak yang menaruh harapan besar kepada pemain berjuluk  La Pulga itu untuk bisa meraih gelar juara bersama Timnas Argentina.

Maklum saja, hingga saat ini Messi memang belum satu kali pun membawa Timnas Argentina memenangkan turnamen bergengsi. Prestasi terbaik Messi adalah menempatkan Argentina di posisi runner up Piala Dunia 2014 serta runner up Copa America 2015 dan 2016. Hal tersebut tentunya mengecewakan karena Messi sebenarnya hanya tinggal selangkah lagi untuk bisa mewujudkan impiannya dan publik Argentina.

Maka dari itu, tampil dalam gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia dapat dikatakan sebagai kesempatan terakhir Messi untuk membawa Argentina berjaya. Mengingat usianya yang kini telah menginjak 30 tahun, jelas tak ada yang menjamin kalau Messi masih bisa tampil apik pada empat tahun mendatang.

“Messi memiliki pistol yang ditaruh di dalam kepalanya yang dipanggil Piala Dunia dan jika dia tidak memenangkannya, dia menembakannya dan terbunuh. Sebagai hasilnya, dia tidak bisa menikmati bakatnya. Apa yang saya temukan adalah bahwa negativitas seputar sepakbola internasional menghancurkan Messi,”  terang Sampaoli, mengutip dari Goal, Senin (26/3/2018).

Kendati begitu, Sampaoli tetap merasa senang karena kini ia bisa melatih Messi yang notabenenya merupakan salah satu pemain terbaik dunia. Sampaoli menilai kalau gelaran Piala Dunia 2018 akan menjadi tantangan berat juga untuknya dalam meracik tim guna mendapatkan hasil yang memuaskan.

“ Pada momen ini, saya merasa kalau saya melatih pemain terbaik dalam sejarah. Ini (Messi) merupakan pria yang tetap menjadi yang terbaik di dunia selama 10 tahun. Anda harus menemukan para pemain terbaik dan menaruh mereka di posisi terbaik mereka. Leo harus bermain seperti yang dia lakukan untuk klubnya, menempatkannya di struktur yang lain adalah kegilaan,”  pungkas Sampaoli.

Related Post