Rooney Dilarang Mengemudi Dua tahun

Pengadilan melarang penyerang Everton, Wayne Rooney mengemudi kendaraan selama dua tahun karena menyetir mobil dalam keadaan mabuk. Rooney juga diberi sanksi melayani masyarakat selama 12 bulan dan bekerja tanpa bayar selama 100 jam setelah terbukti bersalah di Pengadilan Tinggi Stockport.

Dalam sebuah pernyataan, Rooney mengatakan, “Setelah sidang pengadilan hari ini, saya ingin meminta maaf secara terbuka atas ketidakpedulian saya yang tak termaafkan saat mengemudikan kendaraan di luar batas hukum. Itu benar-benar salah.”

“Saya sudah mememinta maaf kepada keluarga, manajer dan ketua saya dan semua orang di Everton FC. Kini saya ingin meminta maaf kepada semua penggemar dan semua orang yang telah mengikuti dan mendukung saya sepanjang karier saya.”

“Tentu saja saya menerima hukuman pengadilan dan semoga saya dapat memperbaiki beberapa kesalahan dalam pelayanan masyarakat saya.”

Tim kuasa hukum Rooney meminta Hakim Distrik John Temperley untuk mempertimbangkan untuk tidak memaksakan menjatuhkan sanksi layanan masyarakat karena pekerjaan amalnya yang sedang berlangsung.Namun, hakim mengatakan bahwa dia “tidak yakin” denda besar “akan memiliki efek yang sama”.

Rooney juga diwajibkan membayar biaya pengadilan sebesar £ 85 dan biaya tambahan lainnya dalam jumlah yang sama.

Rooney didakwa mengemudi dalam keadaan mabuk. Tes breathalyser menunjukkan tingkat alkoholnya adalah 104 mikrogram dalam 100 mililiter napas. Padahal batas minum di Inggris dan Wales adalah 35 mikrogram per 100 mililiter napas.

Pemain berusia 31 tahun tersebut tidak memberikan komentar apapun saat diwawancara media di luar gedung pengadilan.
Rooney didakwa bersalah setelah polisi menghentikan mobil Volkswagen Beetle hitam di Wilmslow, Cheshire. Mobil itu milik seorang wanita yang ditemuinya di bar Bubble Room di Alderley Edge.