Ronaldo Tinggalkan Barca karena Tak Percaya dengan Pihak Manajemen

Ronaldo Luis Nazario de Lima merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada sepanjang masa. Sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, Ronaldo telah memberikan banyak keajaiban sehingga ia pun mendapat julukan sebagai Il Phenomenon. Pasalnya, aksi-aksi brilian Ronaldo di atas lapangan kerap menghadirkan fenomena yang luar biasa.

Sebagai pemain berkelas dunia, Ronaldo bukanlah pemain yang sepanjang kariernya hanya membela satu klub saja. Pria berkebangsaan Brasil itu kerap bertualang dari satu klub ke klub lain demi mendapat pengalaman dan tantangan baru. Namun begitu, dari sekian banyak klub yang pernah dibela Ronaldo, Barcelona menjadi salah satu yang paling singkat.

Bagaimana tidak, Ronaldo hanya bertahan di Barcelona selama satu musim saja. Diboyong oleh Barcelona dari PSV Eindhoven pada musim panas 1996, Ronaldo pun hengkang pada musim panas 1997. Kala itu, Ronaldo lebih memilih meninggalkan Barca untuk bergabung bersama Inter Milan, meskipun ketika ia berada di klub berjuluk Blaugrana itu memperoleh satu trofi Ballon d’Or.

Meski karier Ronaldo terbilang gemilang bersama Barca, namun ia mengungkapkan kalau dirinya sudah tidak memiliki kepercayaan lagi terhadap pihak manajemen Blaugrana. Ronaldo merasa kalau dirinya telah dikecewakan oleh mereka.

Di saat yang bersamaan, kala itu Inter datang dan mengajukan tawaran. Tanpa pikir panjang, Ronaldo pun lekas menerima pinangan tersebut. Terlebih lagi, saat itu Liga Italia merupakan liga sepakbola terbaik di dunia, di mana banyak pemain hebat dan berkelas dunia berkumpul di sana. Maka Ronaldo berpikiran hal tersebut akan menjadi sebuah tantangan dan petualangan bari baginya.

“Saya melakukan negosiasi dengan Barcelona untuk pembaruan kontrak. Saya memutuskan untuk tidak bertahan karena saya tidak percaya lagi dengan Direktur Blaugrana. Kemudian Inter langsung datang, sebuah tantangan luar biasa. Saat itu Liga Italia adalah yang terbaik di dunia dan yang paling sulit. Saya pikir itu merupakan pilihan terbaik yang bisa saya buat,” beber Ronaldo, menukil dari Football Italia, Sabtu (7/4/2018).

“Debut saya? Saya sangat tegang dan bersemangat. Itu indah; San Siro penuh dan benar-benar sangat emosional bagi saya. Tidak hanya debut saya, namun sepanjang hari. Itu adalah kisah cinta yang hebat antara saya dengan Inter. Di sinilah saya menjadi Il Phenomenon, sebagaimana mereka memanggil saya sejak itu, dan saya sangat berterima kasih kepada Inter,” tandas Ronaldo.

Related Post