Redam Salah, Guardiola Siapkan Strategi Khusus

Pep Guardiola mengaku timnya akan menyiapkan rencana khusus untuk meredam Mohamed Salah dan barisan serang Liverpool. Kedua tim akan bertemu di laga pertama perempat final Liga Champions di kandang Liverpool, Stadion Anfield, Rabu (4/4).

Salah tampil luar biasa pada musim pertamanya di Liverpool. Sejauh ini dia telah mencetak 37 gol di semua kompetisi termasuk gol penentu kemenangan The Reds saat tandang ke Crystal Palace, Sabtu lalu.

Man City juga sudah merasakan betapa berbahayanya lini serang Liverpool saat kalah 3-4 di Anfield, Januari lalu. Tiga penyerang Liverpool, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Salah semuanya mencetak gol hanya dalam jangka waktu sembilan menit dan membuat Man City pulang dengan tangan hampa.

Guardiola menekankan bahwa timnya tak akan fokus semata kepada ancaman Salah. Dia mengingatkan timnya bahwa skuat Juergen Klopp memiliki banyak senjata mematikan. Pelatih asal Spanyol ini mengaku tengah memikirkan cara meredam serangan Liverpool.

“Ya, saya harus melakukan itu (perlakuan khusus kepada Salah),” ujar Guardiola. “Namun tidak cuma dia. Mane, Firmino, ketiganya hampir tak bisa dihentikan. Mereka pemain yang fantastis,” ungkapnya.

“Cara Liverpool bermain sangat rumit bagi kami. Kami sadari itu. Mereka begitu cepat, mereka sangat kokoh. Namun ini perempat final Liga Champions. Kami tak bisa memperkirakan sesuatu di level ini bisa berlangsung dengan mudah,” imbuhnya.

“Kami bermain melawan diri kami sendiri dan inilah target yang harus kami capai dan kami akan mampu melakukannya atau tidak bisa melakukannya,” kata mantan pelatih Bayern Muenchen ini.

“Jika kami mampu, kami ke semifinal. Jika tidak maka kami akan katakan bagus Liverpool dan musim depan kami akan datang dengan lebih kuat untuk mengatasi situasi yang tak bisa kami lakukan musim ini,” kata Guardiola lagi.

Seperti sudah diduga, Guardiola mengaku tak ingin timnya bermain seri di Anfield. Dia menekankan yang penting bagi timnya adalah tampil bagus. Menurutnya hal ini akan menghasilkan hasil yang benar bagi timnya.

“Oh, skor 6-0 akan menjadi hasil yang bagus,” kata Guardiola dengan nada bercanda.

“Saya dikatakan sebagai manajer yang tak pernah mengatakan apa itu hasil yang bagus? Saya fokus pada performa, pada apa yang harus kamu lakukan. Soal hasil, biasanya, adalah konsekuensi dari apa yang telah Anda kerjakan,” ungkapnya.

“Saya tak memikirkan hasil seri atau menang adalah hasil bagus, namun tentu saja mencetak gol di laga tandang sangat penting,” katanya.

“Kami akan mencoba mencetak gol namun mereka memiliki tiga pemain itu (Salah, Firmino, Mane) ditambah (Alex) Oxlade-Chamberlain di tengah, dan (Virgil) van Dijk yang jago dalam memanfaatkan set-piece. Mereka tim yang luar biasa,” imbuh Guardiola.

“Namun itulah yang akan Anda hadapi di perempat final Liga Champions jika Anda bermain melawan Barcelona, Real Madrid, Bayern Muenchen… atau Juventus di Turin, Roma atau Sevilla. Semuanya tim-tim top.”

Related Post