Real Madrid dan AC Milan, Juara Liga Champions Terburuk

MANCHESTER United tak terkalahkan saat menjuarai Liga Champions 2007-2008. Setelah melalui 13 pertandingan, The Red Devils –julukan Man United– mengemas 10 menang dan tiga imbang.

Meski begitu, tidak semua tim juara Liga Champions melalui kompetisi secara mulus. Bahkan Real Madrid dan AC Milan ditahbiskan sebagai kampiun Liga Champions dengan catatan terburuk.

Ketika menjuarai Liga Champions 1999-2000, Los Blancos –julukan Madrid– kalah empat kali. Hal yang sama juga dialami Milan ketika menjadi yang terbaik di edisi 2002-2003. Sekadar diketahui, sebagai tim juara, kalah empat kali dalam satu musim kompetisi Liga Champions merupakan yang terbanyak.

Di Liga Champions 1999-2000, Madrid kalah dari Porto 1-2 di Fase Grup pertama. Selanjutnya di Fase Grup kedua (16 besar), Madrid dua kali tumbang dari Bayern Munich dengan skor 1-4 dan 2-4.

Kekalahan keempat Madrid tercipta di semifinal leg II. Lagi-lagi bertemu Bayern, Madrid kalah 1-2. Namun, Madrid racikan Vicente del Bosque lolos ke final setelah di leg I menang 2-0. Di partai puncak, Madrid mengalahkan Valencia 3-0.

Sementara Milan, empat kekalahan yang diterima tercipta masing-masing dua kali di Fase Grup pertama dan kedua. Di Fase Grup pertama, Rossoneri –julukan Milan– tumbang dari RC Lens dan Deportivo La Coruna dengan skor 1-2.

Selanjutnya di Fase Grup kedua (16 besar), giliran Real Madrid yang menundukkan mereka dengan skor 1-3 dan Borussia Dortmund 0-1. Semenjak menginjakkan kaki di perempatfinal, Milan tak terkalahkan dan keluar sebagai juara setelah di final mengalahkan Juventus via adu penalti dengan skor 3-2.