PREVIEW Liga 1: Madura United – Sriwijaya FC

Gomes tak ingin Sriwijaya FC mengembangkan permainan, sementara Hartono antisipasi kecepatan Madura United.

Pelatih Madura United Gomes de Oliviera tidak akan membiarkan Sriwijaya FC bangkit dari keterpurukan ketika kedua tim saling bentrok di Stadion Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (22/9) malam WIB.

Sriwijaya FC melalui tiga pertandingan terakhir dengan kekalahan. Gomes menyadari tim tamu berusaha bangkit, namun ia tidak akan membiarkan itu terjadi, mengingat Madura United juga tak ingin tercecer dari persaingan di papan atas.

“Jangan kasih kesmepatan bagi Sriwijaya bangkit di sini. Kompetisi kurang sepuluh laga untuk mencapai garis finish. Kami tidak boleh lengah, jangan kasih kesempatan bagi mereka berkembang di rumah kami sendiri,” tegas Gomes.

Gomes menambahkan, absennya empat pilar Madura United tidak akan memengaruhi permainan tim. Keempat pemain yang absen adalah Peter Odemwingie, karena menjalani perawatan cedera, serta Munhar, Guntur Ariyadi dan Thiago Furtuoso akibat hukuman kartu.

“Mereka tahu setiap laga ada tantangan, dan kesulitan berbeda yang harus diatasi. Kami harus tetap fokus bekerja sama untuk memenangkan pertandingan. Kami satu grup yang kuat, siapa saja yang bermain tidak akan ada masalah. Malah ada banyak pemain berkualitas di bangku cadangan kami,” imbuh Gomes.

Di lain kubu, pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mendengungkan kebangkitan di laga ini. Kendati demikian, pria asal Malang itu mengakui Sriwijaya FC memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Tentu saja kami datang bukan untuk main-main. Kami akan jadikan pertandingan ini sebagai kebangkitan kami. Pemain punya tekad untuk meraih poin di sini. Sepuluh laga terakhir kami akan kerja keras,” tandas Hartono.

“Mungkin persiapan khusus di pemain bertahan, karena pertahanan kami kurang solid. Dalam tiga laga terakhir kami kebobolan banyak gol. Melawan Madura kami harus fight, karena mereka punya penyerang cepat dan itu harus kami atasi.”

Meskipun tuan rumah tak diperkuat penyerang murni, Hartono ragu timnya akan dengan mudah menahan gelombang serangan Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan. Saat ini Laskar Sape Kerrap menjadi tim tersubur keempat dengan 41 gol.

“Meskipun bermain tanpa beberapa pemain pilar, saya rasa Madura memiliki kedalaman tim yang sangat baik. Madura masih tim yang kuat. Mereka masih memilki Greg Nwokolo, Bayu Gatra dan Engelberd Sani di depan. Jadi kami harus berjuang keras menahan mereka,” pungkasnya. (gk-62)

Berikut prakiraan susunan pemain kedua tim:

Madura United: Hery Prasetyo; Fabiano Beltrame, Fachruddin Aryanto, Andik Rendika Rama, Rendi Siregar, Asep Berlian, Dane Milovanovic, Slamet Nurcahyono, Greg Nwokolo, Bayu Gatra, Engelberd Sani.

Sriwijaya FC: Teja Paku Alam; Yanto Basna, Bio Paulin, Gilang Ginarsa, Marckho Meraudje, Yu Hyun-Koo, Ichsan Kurniawan, Tijani Belaid, Hilton Moreira, Nur Iskandar, Alberto ‘Beto’ Goncalves.