Persebaya vs Barito Putera: Alfredo Siap Lakukan Rotasi

Persebaya vs Barito Putera dalam laga pekan ketiga Liga 1 2018 akan berlangsung di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 8 April mendatang.

Persebaya Surabaya memang tampil cukup apik di dua laga awal Liga 1. Tim berjuluk Green Force masih belum terkalahkan. Mereka meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Namun, hal itu tak menjamin komposisi starter tetap sama. Memang, dalam dua laga awal, komposisi starter Persebaya nyaris sama. Hanya beda di posisi kiper.

Dalam laga kontra Perseru Serui (25/3), Dimas Galih menjadi starter. Sementara Miswar Saputra turun sejak menit pertama di laga kedua kontra Persela Lamongan (30/3).

Nah, dalam laga kontra Barito Putera, kemungkinan Persebaya bakal melakukan rotasi. Salah satu komposisi pemain yang mungkin berubah adalah di lini depan. Rishadi Fauzi yang selalu jadi ujung tombak dalam dua laga awal tampaknya akan tergeser.

Striker asal Brasil, David da Silva berpeluang mengisi posisi tersebut. “Kemungkinan (starter). Tapi saya akan lihat sampai latihan terakhir dulu. Kalau kondisi David oke, bisa saja,” kata pelatih Persebaya Alfredo Vera.

Alfredo menilai pemain 28 tahun itu mampu beradaptasi dengan baik. “Cukup bagus. Semua baik,” kata Alfredo. Di sisi lain, saat ditanya soal kemungkinan jadi starter, Da Silva mengaku tak memikirkan hal itu.

“Itu (starter) urusan pelatih. Yang penting saya berusaha maksimal untuk 100 persen dalam latihan,” ungkap Da Silva.

Selain itu, posisi winger juga bisa saja berubah. Dalam dua laga awal, Irfan Jaya dan Oktafianus Fernando rutin menemani Rishadi Fauzi. Namun, performa Irfan Jaya yang belum juga moncer membuat posisinya bisa digeser oleh Ferinando Pahabol atau Osvaldo Haay.

Alfredo memang tak menampik performa Irfan Jaya belum sesuai ekspektasinya. “Tapi itu bisa terjadi pada semua pemain. saya yakin ke depan dia akan bagus,” terang mantan pelatih Persipura Jayapura itu.

Irfan Jaya sadar betul penampilannya belum bisa maksimal. “Saya belum puas,” katanya. Status sebagai pemain terbaik Liga 2 menjadi penyebabnya. “Ada beban tersendiri. Tapi saya akan terus berusaha maksimal,” terang pemain 21 tahun itu.

Selain tu, stok lini tengah juga kian melimpah. Itu setelah Nelson Alom mulai menunjukan progress positif. Bahkan, hari ini mantan penggawa Persipura itu sudah mendapat lampu hijau untuk melakoni latihan secara penuh. “Saya sudah sembuh dan tak sabar bermain untuk Persebaya,” kata Nelson.

Related Post