Pembelaan Mourinho Terkait Belanja Mahal MU

Jose Mourinho mengritik pola belanja klubklub yang disebutnya jadi tak terkendali. Soal Romelu Lukaku yang dibeli dengan harga tinggi dia punya pembelaan. Apa katanya?

Beberapa klub Premier League melakukan belanja pemain dengan nominal yang sangat besar di musim ini. Pembelian mahal bukan hanya bisa dilakukan klubklub papan atas, karena mereka yang ada di papan tengah juga bisa menggelontorkan uang dalam jumlah sangat banyak.

Itu membuat harga pemain meningkat tajam. Dan Mourinho mengeluhkan kondisi itu, dengan menyebut kalau aktivitas transfer klub Liga Inggris kini jadi aneh dan tak terkendali.

Melontarkan kritik terhadap aktivitas belanja klub lain, MU sebenarnya juga mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Lukaku dibeli dengan harga 75 juta pound sterling dari Everton, jumlahnya malah bisa meningkat hingga 90 juta pound sterling. MU juga masih memegang rekor transfer termahal dalam diri Paul Pogba.

“Kami belanja besar pada posisi penyerang karena dengan membeli penyerang Anda harus mengeluarkan (banyak) uang atau Anda tidak akan bisa mendapatkannya,” ucap Mourinho.

“Kami belanja karena apa yang terjadi pada Zlatan (Ibrahimovic) dan kami tidak bisa membiarkan diri kami sendiri tanpa memiliki striker yang tangguh di enam bulan pertama kompetisi. Saya pikir hal seperti ini tidak merusak sepakbola karena klubklub besar punya potensi untuk menghasilkan uang sebesar ini dan itu bukanlah masalah,” lanjutnya dikutip dari Skysports.

Dilanjutkan Mourinho, pemain dengan level seperti Paul Pogba atau Lukaku layak dibanderol dengan harga mahal. Pogba disebutnya sebagai pemain dengan kemampuan yang berbeda, yang tidak bisa ditemui pada pemainpemain lain.

“Saya pikir masalahnya ada pada klubklub lain, yang terdiri dari banyak klub. Karena pemain seperti Pogba (hanya) ada satu atau dua di setiap jendela transfer,” tambah pria asal Portugal itu.