MU Dinilai Jadi Rival Terkuat City Musim Depan

Dengan belanja besar yang dilakukan, Manchester City sudah pasti jadi favorit juara. Soal siapa pesaing terkuatnya, Manchester United bisa dikedepankan.

City musim lalu boleh dikatakan gagal total setelah tak meraih satupun gelar plus hanya finis posisi ketiga klasemen. Pep Guardiola sebagai manajer pun mendapat sorotan tajam meski sudah melakukan belanja besar.

Maka dari itu, City pun ingin membayar lunas musim depan dengan (berusaha) menjuarai semua kompetisi yang diikuti. Usaha pertama tentu adalah memperskuat skuat di mana City sudah menghabiskan dana hampir 200 juta poundsterling untuk mendatangkan enam pemain.

Bahkan City mencatatkan rekor kiper termahal dunia atas nama Ederson yang dibeli 36 juta pound sterling lalu bek termahal dunia ketika membeli Benjamin Mendy dari AS Monaco dengan 52 juta pound. Melihat gelagat City yang belum mau berhenti belanja, diperkirakan masih ada pemain top yang didatangkan.

Tentu saja ini membuat City dianggap sebagai favorit kuat juara meski ada Chelsea sebagai juara bertahan. Hal ini pun diamini oleh gelandang City Ilkay Guendogan seraya menyebut Manchester United sebagai rival terkuat setelah mendatangkan Romelu Lukaku serta Victor Lindelof.

Meski demikian, Guendogan memprediksikan persaingan Liga Inggris bakal makin sengit musim depan menyusul belanja besar yang dilakukan sejumlah tim.

“Semoga saja kami (jadi juara Liga Inggris). Kami jelas akan mencobanya. Kami akan mencoba semaksimal mungkin dan mencapai seluruh target kami serta tentunya mengangkat trofi,” ujar Guendogan seperti dikutip Soccernet.

“United melakukan pekerjaan bagus dengan mendatangkan Lukaku. Mereka punya tim bagus… tim yang masih muda. Mereka sangat kuat, tangguh, mereka sepertinya lebih baik ketimbang musim lalu,” sambungnya.

“Chelsea juga baru saja merekrut striker baru, yang sama saya sangat menyukainya.”

“Liverpool juga oke sebagai tim khususnya bersama Klopp yang juga sangat saya sukai. Mereka punya potensi. Tim hebat dan bermain dengan gaya berbeda. Mereka sangat susah dikontrol.”

“Tentu saja sudah jelas siapa saja tim besar di Inggris dan siapa saja yang jadi penantang gelar juara. Leicester memang sedikit mengejutkan dua tahun lalu. Mungkin ada tim lain lagi tahun depan, atau bahkan mereka lagi. Anda tidak akan pernah tahu!,” tutupnya.