Manchester United Telan Kekalahan di Markas Chelsea

Manchester United kembali menelan hasil buruk saat tandang ke markas Chelsea. Sejak Oktober 2012, armada Setan Merah tidak pernah bisa mencuri kemenangan dari Stamford Bridge Stadium.

Kali ini MU dipaksa menyerah 01. Tampil pada matchday ke11 Liga Primer Inggris, Minggu (5/11/2017), Chelsea memenangkan pertandingan lewat gol Alvaro Morata.

Sebelum memastikan poin sempurna, Chelsea sempat mendapat gempuran hebat dari lawannya. Pelatih MU, Jose Mourinho menerapkan formasi 343 yang biasa dipakai Chelsea. Strategi itu sempat berjalan mulus sepanjang babak pertama. Namun sejumlah kesempatan gagal dimaksimalkan oleh Romelu Lukaku dan kawankawan.

Chelsea sebenarnya sudah menjebol gawang MU saat laga berjalan enam menit. Akan tetapi gol dianulir sebab sebelumnya ada pelanggaran yang dilakukan Alvaro Morata terhadap Phil Jones.

Enam menit berselang, kesempatan emas gagal dimanfaatkan Tiemoue Bakayoko. Dalam posisi bebas dengan ruang tembak yang terbuka, ia justru menyianyiakan peluang di depan gawang. Bola yang ditembaknya melenceng jauh dari sasaran.

Kesempatan lainnya didapat oleh Eden Hazard. Namun usahanya tidak membuahkan gol sebab bola dapat diblokir oleh David De Gea.

Di babak kedua, Chelsea terlihat lebih gencar melakukan serangan. Setelah sekian kali percobaan, gol akhirnya berhasil mereka raih di menit 55. Dari tengah lapangan, Cesar Azpilicueta mengirim umpan lambung ke daerah kotak penalti. Morata yang terlepas dari kawalan Phil Jones dan Eric Bailly sukses memaksimalkan umpan tersebut dengan sundulannya. Bola mengarah ke pojok atas kiri gawang, sementara De Gea sudah mati langkah sehingga tak bisa melakukan penyelamatan.

Di pertengahan babak kedua, Mourinho menarik keluar Phil Jones dan Henrikh Mkhitaryan. Sebagai gantinya, ia memainkan Anthony Martial serta Marouane Fellaini dengan harapan bisa menambah daya gedor di lini serang MU.

Sadar dengan strategi lawannya, Chelsea meningkatkan barisan di lini pertahanan. Davide Zappacosta ditarik keluar dan digantikan oleh Antonio Rudiger. Lalu Cesc Fabregas yang bermain agak ke depan diganti oleh Danny Drinkwater yang posisinya lebih mengarah sebagai gelandang bertahan.

Strategi ini berjalan sangat baik. MU hanya mendapat satu peluang di menit 90 lewat tendangan Fellaini. Sementara Chelsea dua kali menggebrak di menitmenit akhir melalui pergerakan Morata.