Manchester United Sulit Berharap Pada Zlatan Ibrahimovic

Menurut eks pemain Timnas Republik Irlandia itu, Ibrahimovic sudah terlalu tua untuk bersaing di Premier League dan yang lebih penting lagi adalah bahwa Ibrahimovic sudah kehilangan kemampuannya dan tak sama lagi seperti di PSG.
United memang mendatangkan Ibrahimovic dari PSG dengan harapan bisa memimpin lini serang United yang banyak dihuni pemain muda macam Marcus Rashford, Anthony Martial, atau Memphis Depay. Apalagi di musim terakhirnya bersama PSG, Ibrahimovic mampu mengemas 38 gol dan menjadikannya sebagai salah satu pencetak gol tersubur di Eropa.
Keputusan United pada awalnya memang berbuah manis karena Ibrahimovic langsung mencetak gol di partai debutnya di Premier League melawan Bournemouth, plus di FA Community Shield lawan Leicester City. Namun sayangnya dalam beberapa pekan terakhir sang striker sudah mulai kehilangan sentuhannya dan sama sekali tidak memberikan kontribusi yang berarti pada tim.
Saya bisa katakan bahwa Ibrahimovic sudah tak bisa lagi bersaing. Melawan tim yang lebih lemah di pekan-pekan awal, ia bisa mencetak sekitar enam gol dan semuanya memang merupakan gol yang sangat penting bagi Manchester United, jelas Dunphy.
Tapi seiring berjalannya waktu, ia mulai memudar dan juga karena sekarang ia sudah berusia lebih dari 35 tahun. Umpan, kemampuan mencetak gol, dan permainannya secara keseluruhan sangat buruk.
United sendiri hanya mengontrak Ibrahimovic selama semusim saja. Jika tetap bermain seperti ini maka besar kemungkinan kontraknya tidak akan diperpanjang pada akhir musim nanti.

sports-kompas.com Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya Sumber: Sidomi