Liverpool vs Manchester City, Laga Jual Beli Serangan

Pertandingan perempat final antara Liverpool melawan Manchester City, Rabu (4/4) atau Kamis (5/4) dini hari WIB diprediksi bakal berlangsung sengit dan memikat. Kedua pelatih, Jurgen Klopp serta Josep Guardiola adalah pelatih-pelatih yang tak pernah menanggalkan “slogan menyerang adalah bentuk terbaik dari pertahanan”.

Guardiola telah menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk mengubah pendekatan The Citizens terhadap pertandingan melawan Liverpool. Kendati laga nanti adalah pertandingan penting di Liga Champions. Sebaliknya Klopp telah menjanjikan untuk melancarkan serangan gencar. Pelatih Jerman itu menyatakan kalau bertahan bukanlah solusi saat bertemu dengan City.

Meski begitu Liverpool memiliki satu keuntungan dengan bertanding di kandang sendiri, Stadion Anfield. Selama 62 tahun terakhir, Manchester City hanya berhasil menang tiga kali saja di markas Si Merah. Bahkan sejak diambilalih Sheikh Mansour pada 4 Agustus 2008, tak sekali pun The Citizens sukses meraih kemenangan atas Liverpool di Anfield.

Liverpool hanya kalah sekali dari 23 laga kandang mereka di seluruh kompetisi pada musim ini dan The Citizens harus mengakui kekalahan dengan skor 3-4 dari Liverpool saat keduanya saling bentrok di Anfield, Januari lalu.

Bahkan statistik pertemuan antara Guardiola melawan Klopp membuktikan keunggulan bagi mantan pelatih Borussia Dortmund itu. Guardiola telah enam kali kalah dari Klopp dari 12 kali pertemuan antara keduanya dengan satu kali hasil imbang. Catatan itu membuat Klopp menjadi pelatih yang paling banyak berhasil mengalahkan Guardiola sepanjang kariernya.

Menariknya kendati menganut pola menyerang, pemenang dalam duel nanti justru ditentukan dari apiknya penampilan di lini belakang di mana kedua tim juga memiliki catatan yang mengilap. Liverpool tidak kebobolan di tiga laga kandang terakhir mereka, sebaliknya The Citizens berhasil menjaga gawang mereka tetap perawan di empat pertandingan tandang.

Adam Lallana mengalami cedera hamstring dan dipastikan tidak bisa merumput. Sementara itu Emre Can diragukan dapat diturunkan karena cedera punggung. Absennya Joel Matip membuat Dejan Lovren akan berduet dengan Virgil Van Dijk di lini belakang Liverpool.

Di kubu Manchester City, Aymeric Laporte bisa kembali diturunkan kendati sempat mengalami cedera kaki. Sayangnya The Citizens kehilangan Sergio Aguero yang membuat Gabriel Jesus bakal menjadi andalan di lini depan. Manchester City juga kehilangan John Stones sementara itu kondisi Fabian Delph masih diragukan.

Adu gengsi serta tensi tinggi bakal terjadi pada laga antara Liverpool melawan Manchester City. Kedua tim akan meneruskan sengitnya pertemuan terakhir antara keduanya yang saat itu menghasilkan drama seru berupa tujuh gol sepanjang 90 menit.

Liverpool vs Manchester City
Perempat final Liga Champions 2017/18, Rabu (3/4)
Stadion Anfield, Liverpool
Wasit: Felix Brych

Perkiraan formasi:
Liverpool (4-3-3):
Karius
Alexander-Arnold, Lovren, Dijk, Robertson
Chamberlain, Henderson, Milner
Salah, Firmino, Mane
Pelatih: Jurgen Klopp

Manchester City (4-3-3):
Bravo
Walker, Kompany, Otamendi, Laporte
Bruyne, Fernandinho, Silva
Sterling, Jesus, Sane
Pelatih: Josep Guardiola

Lima pertandingan terakhir Liverpool:
04/03/18 Liverpool 2 – 0 Newcastle United
07/03/18 Liverpool 0 – 0 Porto
10/03/18 Manchester United 2 – 1 Liverpool
18/03/18 Liverpool 5 – 0 Watford
31/03/18 Crystal Palace 1 – 2 Liverpool

Lima pertandingan terakhir Manchester City:
02/03/18 Arsenal 0 – 3 Manchester City
04/03/18 Manchester City 1 – 0 Chelsea
08/03/18 Manchester City 1 – 2 FC Bâsel
13/03/18 Stoke City 0 – 2 Manchester City
31/03/18 Everton 1 – 3 Manchester City

Lima pertemuan terakhir:
14/01/18 Liverpool 4 – 3 Manchester City
09/09/17 Manchester City 5 – 0 Liverpool
19/03/17 Manchester City 1 – 1 Liverpool
01/01/17 Liverpool 1 – 0 Manchester City
03/03/16 Liverpool 3 – 0 Manchester City

Related Post