Liverpool Minta Suporter Tak Bawa Flare ke Etihad

Liverpool memberi peringatan keras kepada para suporter mereka. The Reds meminta suporter tak membawa flare ke kandang Manchester City.

Liverpool sebelumnya sudah dijatuhi dakwaan UEFA gara-gara ulah para suporter mereka di leg pertama perempatfinal Liga Champions, pekan lalu. Dakwaan tersebut berkaitan dengan aksi pelemparan botol, kaleng, dan flare ke bus City menjelang pertandingan di Anfield.

Liverpool berharap para suporter bisa tertib ketika mereka gantian menyambangi Etihad Stadium pada Rabu (11/4/2018) dinihari WIB. Jika suporter mereka kembali bikin ulah, Liverpool khawatir UEFA akan menjatuhkan hukuman lebih berat.

Melalui pernyataan resmi di situs resminya, Liverpool memberi peringatan kepada para suporter.

“Menjelang leg kedua perempatfinal Liga Champions melawan Manchester City di Etihad Stadium pada hari Selasa, Liverpool FC ingin mengingatkan para suporter bahwa flare, bom asap, dan kembang api adalah ilegal dan dilarang,” tulis Liverpool.

“Klub telah didakwa oleh UEFA karena suporter Liverpool menyalakan kembang api dalam pertandingan akhir-akhir ini, yang akan membuat sanksi dijatuhkan dan bisa saja berujung pengurangan alokasi tiket pada pertandingan-pertandingan mendatang.”

“Setiap orang yang kedapatan membawa benda-benda itu ke dalam stadion bisa ditangkap. Penggunaan benda-benda itu melanggar aturan keselamatan stadion dan menimbulkan ancaman cedera untuk sesama fans dan ancaman kesehatan yang serius. Tempat sampah untuk membuang benda-benda itu akan diletakkan di luar area suporter tamu di Etihad pada hari Selasa.”

“Jika ada penyalaan kembang api selama pertandingan, ini bisa memicu sanksi lebih berat untuk klub, aktivasi alarm kebakaran, yang disusul evakuasi penonton dan penghentian pertandingan.”

“Kami ingin mengingatkan para suporter akan konsekuensi serius yang akan mereka hadapi terkait kepemilikan atau penggunaan kembang api dan barang ilegal lainnya. Terima kasih atas dukungan kalian.”

Related Post