Liverpool Hajar Maribor, Wijnaldum Cedera

Sukses Liverpool meraih kemenangan telak 3-0 atas Maribor harus ditebus dengan cederanya gelandang Georginio Wijnaldum. Pemain asal Belanda ini mengalami cedera pergelangan kaki dalam pertandingan Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu (1/11) atau Kamis dini hari WIB.

Wijnaldum terlihat pincang saat baru bermain 15 menit. Dia kemudian ditarik keluar dan digantikan kapten Jordan Henderson.

Liverpool bertengger di puncak klasemen Grup E setelah mencetak tiga gol tanpa balas melalui aksi Mohamed Salah, Emre Can, dan pemain yang menggantikan Salah pada menit ke-74, Daniel Sturridge.

The Reds seharusnya bisa memetik kemenangan dengan skor lebih telak, andai James Milner tidak gagal mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-53.

Seusai pertandingan, manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengungkapkan soal cedera Wijnaldum. “Belum ada yang mengatakan (soal kondisi Wijnaldum) sejauh ini,” kata Klopp. “Saat jeda saya sempat menanyakannya dan pergelangan kakinya sudah terlihat bengkak. Ini tampaknya bukan pertanda bagus,” kata Klopp.

“Kami melihat tendangan itu saat pertandingan ini dan saya semula mengira tak terlalu serius. Lalu (pergelangan kaki Wijnaldum) membengkak. Kami belum yakin apakah dia terkilir atau tidak. Untuk memastikannya kami akan melakukan pemindaian,” paparnya.

Philippe Coutinho absen dalam laga ini akibat cedera otot dan Klopp memperkirakan pemain asal Brasil ini bakal kembali absen dalam laga Premier League melawan West Ham. Namun bek Dejan Lovren kemungkinan bakal turun setelah pulih dari cedera betis.

“Saya bisa katakan dia sudah mendekati pulih,” ujar Klopp. “Saya kira Phil (Coutinho) tak mungkin tampil namun Dejan akan kami lihat kemungkinannya,” kata mantan pelatih Borussia Dortmund ini.

“Masalah Dejan berbeda. Masalahnya tak sama dengan yang dialami Phil karena dia pernah absen lama. Namun sekarang Gini (Wijnaldum) absen tapi mungkin ada keajaiban atau hal semacam itu dan Phil bisa bermain,” imbuhnya.

“Namun menurut saya untuk saat ini dia tak mungkin tampil,” kata Klopp soal Wijnaldum.

Liverpool yang belum terkalahkan, akan menghadapi penghuni urutan kedua, Sevilla pada 21 November mendatang sebelum mengakhiri babak grup melawan Spartak Moscow, Desember.

Namun Klopp mengaku pening melihat para pemain Liverpool gagal menyelesaikan penalti dua kali dalam dua pertandingan. Salah juga gagal melaksanakan tugasnya sebegai eksekutor penalti saat melawan Huddersfield Town, akhir pekan lalu.

“Ini penalti yang bagus dan penyelamatan yang fantastis,” kata Klopp. “Kami harus memikirkan soal ini,” ujarnya lagi.

“Saya tahu para pemain ini biasanya bisa melakukan tendangan penalti dengan baik namun kami harus menemukan solusi,” imbuh Klopp.