Laga yang Menguji Mental Arsenal

Sempat tertinggal lebih dulu, Arsenal akhirnya menang 52 atas Everton. Manajer Arsene Wenger menilai mental The Gunners benarbenar di uji pada laga itu.

Menghadapi Everton di Goodison Park, Minggu (22/10/2017), Arsenal tertinggal lebih dulu pada menit ke12. Wayne Rooney yang membawa tuan rumah memimpin 10. Arsenal baru membalas di menit ke40, lewat gol Nacho Monreal. Babak pertama pun berakhir 11.

Arsenal bisa berbalik unggul di menit ke53, lewat gol Mesut Oezil. Tim tamu makin beringas usai Everton harus bermain dengan sepuluh orang di menit ke68, dengan menambah dua gol lagi lewat Alexandre Lacazette dan Aaron Ramsey.

Di masa injury time, Everton sempat memperkecil skor jadi 42 lewat Baye Oumar Niasse, sebelum Alexis Sanchez memastikan Arsenal menang 52.

Bagi Lacazette, Oezil, dan Sanchez, ini merupakan pertama kalinya bermain bersama di Arsenal. Meski puas dengan performa ketiga pemain itu, Wenger memilih menyanjung seluruh tim. Manajer asal Prancis itu berharap bisa memainkan ketiganya lebih sering.

“Saya harap begitu tapi saya rasa tim secara keseluruhan bermain dengan bagus. Kami dites secara mental saat kami tertinggal 01 usai start yang sangat bagus. Kami tidak melakukan penyelesaian akhir, kiper mereka menjaga mereka bisa terus bersaing dan tibatiba kami tertinggal 01,” Wenger mengatakan di situs resmi klub.

“Itu menguji mental, tapi kami terus terus melangkah, menjaga fokus kami dan perlahan kualitas pergerakan dan umpan kami bisa menyulitkan Everton. Setelahnya, dengan kemampuan serangan yang kami punya, tentunya itu menjadi pembeda,” manajer asal Prancis itu menegaskan.

Kemenangan membuat Arsenal kini menempati peringkat lima dengan poin 16, sementara Everton masuk ke zona degradasi dengan berada di posisi 18 dengan raihan delapan poin dari sembilan laga.