Juve vs Real Madrid: Partai Ulangan Final Tahun Lalu

Tahun lalu, Real Madrid mengalahkan Juventus 4-1 di final Liga Champions. Dini hari nanti, Juventus memiliki misi balas dendam saat menjamu Real Madrid di babak perempat final Liga Champions di Stadion Allianz.

Real Madrid menjadi juara Champions untuk ke-12 kalinya musim lalu, dan jika musim ini menang lagi, maka Madrid akan menjadi juara Champions tiga kali berturut-turut. Cristiano Ronaldo menjadi bintang dengan mencetak dua gol, Casemiro dan Asensio masing-masing menyumbang satu gol. Mandzukic sempat menyamakan kedudukan.

Pelatih Real Madrid dan mantan pemain Juventus, Zinedine Zidane, mengatakan hasil musim lalu tidak memberikan keuntungan psikologis bagi Madrid.

Zidane mengatakan meski memiliki susunan pemain yang relatif sama, tetapi inkonsistensi Madrid di liga Spanyol menunjukkan bahwa Madrid tidak boleh lengah.

“Pertandingan ini tidak ada hubungannya dengan final 10 bulan lalu. Bagi kami, ini adalah pertandingan baru dan kami harus mempersiapkan diri. Meskipun pemain kami relatif sama, tetapi penampilan musim ini belum sesuai ekspektasi,” kata Zidane, mengomentari Madrid yang tertinggal 13 poin di LaLiga.

Sementara itu, Juventus berada di puncak Serie A, selisih empat poin dari pesaing terdekat, setelah mengalahkan AC Milan pekan lalu.

“Idealnya kami ingin mendapatkan keuntungan menuju leg kedua. Skenario idealnya adalah mencetak gol dan tidak kebobolan. Kami harus bermain seperti babak pertama final tahun lalu (1-1) dan menjaga konsistensi di babak kedua,” kata Pelatih Juventus Massimiliano Allegri.

Pertandingan dini hari nanti adalah pertemuan ke-20 antara dua raksasa Eropa tersebut. Madrid unggul dengan torehan sembilan kemenangan, sementara Si Nyonya Tua delapan kemenangan.

Madrid bisa menurunkan formasi 4-3-3 yang lebih menyerang atau 4-4-2 yang lebih stabil karena bermain di kandang lawan. Duet Benzema dan Ronaldo bisa merepotkan pertahanan Juventus, tetapi yang berbahaya justru adalah para gelandang Madrid: Isco, Kroos, Casemiro, dan Modric. Gareth Bale yang baru pulih bisa membuat Zidane memainkan pola 4-3-3.

Juventus bisa bermain ultradefensif dengan 3-5-2, seperti ketika mengalahkan Milan pekan lalu. Trio bek tengah Andrea Barzagli, Daniele Rugani, dan Giorgio Chiellini bisa membuat frustasi. Jika Juve memarkir bus, maka Madrid membutuhkan kecepatan Bale dan Ronaldo, serta kreativitas Isco untuk membongkar pertahanan. Juve juga bisa memainkan pola 4-3-3 dengan Dybala dan Costa sebagai penyerang sayap menyuplai Higuain.

Berikut prediksi susunan pemain:

Juventus: Gianluigi Buffon; Mattia De Sciglio, Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, Alex Sandro; Sami Khedira, Blaise Matuidi; Juan Cuadrado, Paulo Dybala, Douglas Costa; Gonzalo Higuain

Real Madrid: Keylor Navas; Dani Carvajal, Raphael Varane, Sergio Ramos, Marcelo; Luka Modric, Casemiro, Toni Kross; Isco; Karim Benzema, Cristiano Ronaldo

Related Post