Tim Liga TopSkor Bandung Mulai Bergairah

BANDUNG – Pekan kedua Liga Top Skor Regional Bandung belum memunculkan kejutan berarti. Tapi, tim-tim yang sebelumnya tidak berdaya di pekan pertama mulai bergairah. Tiga laga berakhir dengan kemenangan dan dua laga lagi hanya bermain imbang dalam pertandingan di Lapagan Footbal Plus, Parongpong, Lembang Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (12/11). UNI Bandung mulai memperlihatkan keperkasaannya sebagai tim unggulan di ajang Liga Top Skor edisi Bandung. UNI yang sebelumnya tumbang di tangan Bina Sentra 1-2, bermain menawan dan tampil tanpa kompromi. Tim asuhan, Agus Supriatna itu bangkit dan mencetak skor fantastis ketika menumbangkan Sultan Muda dengan delapan gol. Farhan Firdaus mencetak hattrick dan akhirnya dinobatkan sebagai pemain terbaik. Lalu Ferdiansyah menyumbangkan dua gol. Tiga gol lagi disumbangkan, Hanif Maulana, Ahmad Maulana serta Dzaky Ahmad Fauzan. Saint Prima yang sebelumnya juga gagal meraih kemenangan di pekan pertama, di pekan kedua sukses meraih angka penuh setelah mengalahkan, Barsil, 2-0. Dua gol tim asuhan Aan Sopian ini, diborong Galih Satria sekaligus menobatkan sebagai man of the match di pertandingan jam ketiga itu. Sementara itu, dua pertandingan tanpa kemenangan terjadi saat SASWCO ditahan NIAS, 1-1. SASWCO unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak, Andri. Lalu NIAS mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dieksekusi, Vicko Fradian. Pertemuan Young Guns dengan Bina Sentra sebagai penutup pekan kedua, juga bermain, 1-1. Kasma menyumbangkan untuk timnya, Young Guns dan Hamka untuk Bina Sentra. Football Plus yang membuka pekan kedua saat tampil di jam pertama, boleh jadi sebagai tim yang paling konsisten. Main di jam pertama pekan kedua itu, tim asuhan pelatih, Jorge Marquez ini, kembali menuai poin penuh setelah mengalahkan Duta Motor dengan skor tipis, 1-0 lewat gol yang dicetak pemain bernomor punggung, 22, Kevin. Dengan kemenangan kali keduanya itu, Football Plus menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan dan sekaligus mengambil alih sementara pimpinan klasemen Liga Top Skor U-13 Regional Bandung dengan poin 6. Sebelumnya pimpinan klasemen dipegang NIAS karena menjadi tim tersubur satu-satunya di pekan pertama setelah mencetak tiga gol ke gawang Sultan Muda dengan skor, 3-1. Sayang, di pekan keduanya, mereka gagal mengulang suksesnya karena hanya bermain imbang, 1-1 dengan SASWCO. Komentar beragam pun bermunculan dari para pelatih tim yang bertanding. Maklum, tim-tim yang kalah sebelumnya mulai memperlihatkan kekompakan dan konsistensi dalam bermain. Pelatih UNI, Agus Supriatna menyatakan, memasuki pertandingan kedua, itu anak asuhannya memiliki keinginan yang besar untuk tidak malu di tangan lawannya. “Yang paling menggembirakan adalah anak-anak mau belajar dari kekalahan sebelumnya. Permainan bisa bagus karena mereka punya keinginan untuk tidak kalah lagi, kunci saya mendukung keinginan dari anak-anak itu dan tidak henti memberi suntikan motivasi kepada mereka,” ungkap Agus. Begitu juga tim asuhan Aan Sopian pelatih, Saint Prima. Tim asuhannya yang akhirnya bisa memenangkan pertandingan di pekan kedua, lantaran kesiapan setelah belajar dari hasil pertandingan perdana. “Kalau kita kalah di pertandingan pertama karena anak-anak belum sempurna dalam proses adaptasi, saya kira ini proses yang bagus, dengan kemenangan di pekan kedua, artinya anak-anak sudah memahami satu sama lain selama di lapangan, begitu pun faktor komunikasi sudah mulai jalan, inilah bagusnya kalau bermain sekali seminggu sehingga kita punya waktu untuk mengevaluasi,” ujar Aan.* BERITA TERKAIT Cari Lapangan yang Representatif 286 0 Berjuang di Tengah Keterbatasan 133 0 FAT Siap Dukung Liga TopSkor di Musim Depan 213 0 Aksi Impresif Tim Dadakan 153 0 Jorge Kecewa Sikap Pemain 191 0

Sumber: TopSkor ID