Kerusuhan Anti Tiongkok di Vietnam Kian Membara

RIMANEWS- Kerusuhan di pabrik baja di Vietnam menyebabkan seorang pekerja Tionghoa tewas dan 100 orang lain terluka, setelah Beijing, Kamis (15/5), bersikukuh melindungi anjungan minyak di perairan sengketa, dalam suasana tidak menentu. Suasana panas berlangsung lama di antara dua negara bertetangga itu semakin mendidih di Vietnam dengan adanya unjuk rasa di sejumlah kota besar serta kerusuhan di sejumlah pabrik milik asing. Keadaan tersebut dipicu oleh Tiongkok yang melakukan pengeboran minyak di perairan yang juga diakui sebagai milik Hanoi. Seorang jenderal tertinggi di Tiongkok mengatakan bahwa negaranya akan tetap mengelola rig, kendati menghadapi protes anti-Tiongkok yang terburuk di Vietnam dalam beberapa dasawarsa ini. “Yang akan kami lakukan adalah menjamin keamanan rig minyak sehingga operasi bisa terus berjalan,” kata jenderal Fang Fenghui, kepala urusan umum Tentara Pembebasan Rakyat dalam jumpa pers setelah berbicara dengan timpalannya Jenderal Martin Dempsey di Pentagon, Amerika Serikat. Komentarnya terjadi setelah unjukrasa pekerja menyebar dari 22 menjadi 63 provinsi, yang membuat pemerintah Vietnam melakukan “langkah-langkah tegas” untuk mengendalikan situasi guna mencegah pemodal asing menarik diri dari negara tersebut. Ratusan orang berkebangsaan Tiongkok telah melarikan diri ke perbatasan di Kamboja, menurut polisi setempat, karena khawatir gelombang patriotisme itu. Situasi tidak menentu “sangat mengganggu pembangunan dan menciptakan kesan bahwa di Vietnam keadaan tidak terkendali,” kata profesor Jonathan London dari Universitas City, Hongkong. Rejim komunis Vietnam, yang mencemaskan kumpulan massa yang dapat mengancam peran pengusaha, pada masa lalu, mempunyai pilihan antara membiarkan unjukrasa anti-Tiongkok dan membubarkan paksa mereka. Para ahli mengatakan Hanoi membiarkan protes masyarakat akhir-akhir ini dengan maksud menyampaikan ketidaksetujuan dengan Beijing. Kedua negara memiliki hubungan ekonomi yang erat tetapi tidak dalam hubungan diplomatik. (rim/afp) Baca Juga Jokowi Gelar Nonton Bareng Timnas di Bali Susunan Pemain Indonesia Kontra Vietnam Partai Wajib Menang Bagi Indonesia Belasan Orang Terluka dalam Kerusuhan di Kamp Pengungsi Bulgaria Banjir Vietnam Renggut 15 Korban Jiwa Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : kerusuhan , Vietnam , Asia , Anti Tiongkok , kerusuhan , Vietnam , Asia , Anti Tiongkok , kerusuhan , Vietnam , Asia , Anti Tiongkok

Sumber: RimaNews