Hasil Liga Inggris: ManCity Tinggalkan MU, Everton Menang Dramatis

Manchester City makin mantap memimpin klasemen sementara Liga Primer Inggris setelah menundukkan Arsenal dengan skor 31 dalam big match pekan ke11 dan meninggalkan peringkat kedua, rival sekota Manchester United, yang justru takluk dari Chelsea 01.

Dengan hasil dua pertandingan itu, City menjadi satusatunya tim yang belum terkalahkan sepanjang Liga Primer musim ini dan memuncaki klasemen dengan koleksi nilai 31, jauh meninggalkan peringkat kedua dan ketiga MU dan Tottenham Hotspur yang masingmasing mengoleksi 23 angka.

Adapun Chelsea, berkat kesuksesan menghantam MU di Stadion Stamford Bridge, London, tetap di peringkat keempat klasemen sementara dengan mendulang angka 22.

Dalam laga di Stadion Etihad, Manchester, para pemain kunci City yakni Kevin de Bruyne, Sergio Aguero, dan Gabriel Jesus masingmasing mencetak satu gol, sementara tamu berjuluk The Gunners hanya bisa memasok satu gol lewat Alexandre Lacazette.

Pada jalannya laga, gelandang asal Belgia Kevin de Bruyne membuka keunggulan bagi The Citizen melalui sepakan keras dari luar kotak penalti setelah bermain umpan satudua dengan gelandang bertahan Fernandinho pada menit 19.

City menggandakan keunggulan menjadi 20 melalui eksekusi penalti Sergio Aguero menyusul pelanggaran Nacho Monreal terhadap Raheem Sterling yang merangsek masuk ke pertahanan Arsenal setelah melewati Sead Kolasinac pada menit 50.

Arsenal membangun harapan untuk setidaknya memaksakan hasil imbang setelah memperkecil ketertinggalan dari gol Lacazette yang menuntaskan umpan terobosan Aaron Ramsey pada menit 65.

Namun, kecerobohan dari lini pertahanan Arsenal membuat City kembali menambah skor menjadi 31.

Walaupun dalam tayangan ulang terlihat pemain City dalam posisi offside, pemain Arsenal terlihat lengah dan tidak berupaya menghentikan pergerakan David Silva di sisi kanan saat akan memberi bola kepada Gabriel yang memanfaatkannya dengan mencetak gol dari sudut sempit pada menit 74.

Sejumlah pemain Arsenal pun berlari untuk melancarkan protes kepada wasit, namun gol itu tetap dinyatakan sah.

Dalam 12 menit waktu tersisa, Arsenal memasukkan Olivier Giroud dan Jack Wilshere untuk menambah daya gedor serangan, tetapi skor 31 untuk kemenangan City bertahan hingga laga selesai.

Dengan kekalahan itu, Arsenal tertahan di peringkat keenam dengan nilai 19, sama dengan Liverpool di posisi kelima, namun kalah selisih gol.

Sementara itu di Stamford Bridge, sundulan dari Alvaro Morata memastikan Chelsea mengamankan poin penuh di kandang, sekaligus membuat MU semakin tertinggal dari pemuncak klasemen Manchester City yang mengalahkan Arsenal 31.

Tuan rumah Chelsea hampir membuka keunggulan pada menit ke8 saat bek MU Phil Jones yang dalam posisi tertekan membuat gol bunuh diri, namun wasit Anthony Taylor menyatakan telah terjadi dorongan kepada bek tersebut.

Pertandingan berjalan terbuka di mana tim tamu banyak diberikan kebebasan untuk mengembangkan serangan dari sayap kanan dan kiri melalui umpanumpan Marcus Rashford dan Ashley Young.

Di sisi lain, Chelsea kembali melewatkan kesempatan emas saat Tiemoue Bakayoko gagal memaksimalkan umpan silang Davide Zappacosta.

Peluang berbahaya dari Eden Hazard masih mampu dihentikan kiper MU David de Gea, bola rebound dari Cesc Fabregas juga dihentikan Eric Bailly. Skor 00 menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, tuan rumah lewat Hazard kembali menekan kiper De Gea. Chelsea akhirnya mengamankan keunggulan pada menit 55 berkat sundulan akurat Alvaro Morata yang meneruskan umpan silang Cesar Azpilicueta.

Setelah tertinggal, pelatih MU Jose Mourinho melakukan pergantian ganda dengan memainkan Anthony Martial dan Marouane Fellaini untuk menggantikan Jones dan Henrikh Mkhitaryan.

Pada 15 menit sebelum laga berakhir, Chelsea memutuskan untuk lebih banyak bermain dengan garis pertahanan yang mendekati gawang mereka. Taktik itu membuat MU mampu menguasai permainan dan menghasilkan sejumlah peluang, namun skor 10 bertahan hingga laga usai.

Di laga lainnya, Everton merebut kemenangan atas Watford dengan skor 32 secara dramatis di Stadion Goodison Park di Liverpool.

Everton yang sebelumnya tertinggal 02 dari gol Richarlison de Andrade dan Christian Kabasele, akhirnya memastikan kemenangan 32 berkat gol Baye Oumar Niasse, Dominic CalvertLewin, dan Leighton Baines pada injury time babak kedua.

Hasil ini membuat Everton menjauhi zona degradasi untuk duduk di posisi 15 dengan 11 poin, sedangkan Watford di posisi sembilan dengan 15 poin.

Setelah imbang 00 pada babak pertama, Watford memberikan kejutan pada babak kedua dengan gol yang dicetak Richarlison melalui serangan balik yang dibangun Andre Gray pada menit 46.

Watford bahkan membuat pendukung Everton di Goodison Park terdiam setelah mencetak gol keduanya dari tandukan Kabasele yang meneruskan umpan Jose Holebas pada menit 64.

Namun Everton memberikan respon cepat dengan gol balasan yang dicetak Niasse, memanfaatkan kecerobohan Orestis Karnezis and Holebas pada menit 67.

CalvertLewin yang masuk 6 menit sebelumnya menggantikan kapten tim Wayne Rooney sukses membayar kepercayaan pelatih dengan gol sundulan yang dia cetak dari umpan sepakan pojok Baines pada menit 74.

Eksekusi penalti Baines menyusul pelanggaran Holebas kepada Lennon memastikan Everton merebut kembali tiga poin dari tangan Watford dengan skor 32.

Watford sebenarnya berpeluang besar memetiknya setidaknya satu poin setelah mendapat hadiah penalti beberapa saat setelah gol kemenangan Everton. Penalti diberikan wasit Graham Scott setelah kiper Everton Jordan Pickford menjatuhkan pemain Watford Andre Gray.

Namun, eksekusi penalti oleh Tom Cleverley, yang merupakan mantan pemain Everton, gagal menjebol gawang bekas timnya, karena bidikannya melebar. Skor tetap 32 untuk Everton.

Dengan kemenangan ini, Everton keluar dari zona degradasi ke peringkat 15 dengan nilai 11, sedangkan Watford tertahan di peringkat kesembilan dengan nilai 15.