Gara-gara Kehilangan Romelu Lukaku, Everton Pecat Ronald Koeman

Sebab utama penampilan buruk Everton yang berujung pada pemecatan Ronald Koeman sebagai manajer, diungkap bekas gelandang Everton, Leon Osman.

Ronald Koeman harus mengakhiri masa baktinya lebih cepat, setelah resmi dipecat oleh Everton pada Senin (23/10/2017).

Hasil buruk yang diraih klub beralias The Toffees tersebut menjadi sebab pihak manajemen mendepak Koeman.

Pada lima laga terakhir di semua kompetisi, klub beralias The Toffees itu tidak sekali pun meraih kemenangan dan hanya meraih total dua poin.

Saat ini Everton menempati posisi ke-18 pada klasemen Liga Inggris dengan koleksi delapan poin dari sembilan laga.

Menurut Leon Osman, kehilangan Romelu Lukaku yang hengkang ke Manchester United pada awal musim menjadi penyebab utama rentetan hasil buruk yang dituai Everton.

“Memiliki seseorang seperti Lukaku di lini depan musim lalu dan kemudian kehilangan dia adalah hal yang besar,” ujar Osman dikutip BolaSport.com dari Sky Sport.

“Bukan hanya perkara kehilangan satu pemain, tapi itu semacam gaya bermain Ronald Koeman yang harus berubah. Everton harus menyesuaikan diri dengan gaya yang sama sekali berbeda musim ini,” ucap dia.

Lukaku telah menjadi tumpuan dan memberikan kontribusi besar untuk Everton. Musim lalu, striker Belgia ini mengoleksi 25 gol dan hanya kalah empat gol dari top scorer Premier League, Harry Kane.

Everton telah menghabiskan total dana 142,38 juta pounds untuk membeli banyak pemain baru. Tujuannya memperdalam skuat dan menciptakan sistem permainan baru.

Hanya, The Toffees tetap alpa menemukan pengganti sesubur Lukaku di lini depan. Pemain baru memerlukan waktu untuk memahai gaya bermain Everton.

“Ia menempatkan mereka semua di tim utama, sangat sulit baginya untuk bekerja,” kata Osman, yang memperkuat Everton pada 2000-2016.

“Musim ini dia memiliki 10 pemain baru yang bermain pada waktu bersamaan,” ujar pria berusia 36 tahun itu.