Ederson Tak Terpengaruh dengan Label Harganya

Manchester Ederson Moraes tidak terpengaruh dengan statusnya sebagai salah satu kiper termahal dunia. Ederson siap bersaing ketat dengan Claudio Bravo sebagai kiper nomor satu Manchester City.

Kiper Brasil itu diboyong City dari Benfica usai ditebus seharga 35 juta pound (sekitar 40 juta euro). Nilai transfer Ederson diyakini hanya kalah dari Gianluigi Buffon saat pindah dari Parma ke Juventus pada 2001 (52 juta euro).

Ekspektasi besar jelas dibebankan kepada Ederson. Terlebih City benarbenar membutuhkan kiper tangguh untuk mendukung usaha mereka bersaing di banyak kompetisi musim depan.

“[Label harga] cuma angkaangka,” kata kiper berusia 23 tahun itu di Mirror. “Banyak temantemanku yang bertanya bagaimana rasanya menjadi kiper termahal kedua dalam sejarah?. Aku sepenuhnya merasa biasabiasa aja kok.”

“Pindah dengan harga satu euro atau 40 juta euro sama saja untukku. Tanggung jawabnya memang meningkat, tapi aku siap untuk itu. Hal ini tidak akan memengaruhi konsentrasiku,” lugas Ederson.

Ederson diproyeksi akan menjadi kiper utama the Citizens di musim depan, menggantikan Bravo yang tampil mengecewakan di musim debutnya. Akan tetapi, kiper Chile itu berpotensi kembali ke performa terbaiknya setelah memperlihatkan penampilan impresif di Piala Konfederasi 2017.

“Aku senang untuk dia (Bravo) karena dia menjalani turnamen yang bagus. Bagus untuk dia bangkit dari sebuah musim yang tidak mudah. Itu akan membantu dia mendapatkan kembali rasa percaya diri yang mungkin hilang di musim lalu,” lanjut Ederson.

“Semua orang tahu bahwa dia adalah kiper yang sangat baik. Tapi kuharap dia menyadari bahwa dia akan memiliki kompetisi yang sangat ketat di klub.”