Bravo Pahlawan City

Manchester Claudio Bravo jadi pahlawan Manchester City di Piala Liga Inggris. Kiper internasional Chile itu membuktikan bahwa dirinya masih bisa diandalkan.

Bravo melewati masamasa yang sulit bersama City di musim lalu. Dia mendapat kritik tajam karena peformanya yang jauh dari harapan. Sepanjang musim 2016/2017, Bravo cuma tampil 22 kali di Premier League dan hanya membuat 27 kali penyelamatan.

Tampil tak meyakinkan, Bravo pun kehilangan posisinya sebagai kiper utama di musim ini. Kini dia hanya jadi pilihan kedua Pep Guardiola di belakang Ederson yang diboyong dari Benfica pada musim panas lalu.

Bravo dapat kesempatan tampil saat City menjamu Wolverhampton Wanderers di babak keempat Piala Liga Inggris di Etihad Stadium, Rabu (25/10/2017) dini hari WIB. Itu adalah penampilan ketiga Bravo bersama City di musim ini.

Bravo pun tak menyianyiakan kesempatan itu. Kiper berusia 34 tahun itu tampil apik dengan mengagalkan peluangpeluang tim tamu. Dia juga sempat menggagalkan peluang Bright Enobakhare yang sudah berhadapan satu lawan satu dengannya.

Hanya bermain imbang 00 sampai extra time, City dan Wolves akhirnya harus melewati babak adu penalti. Bravo kembali unjuk gigi dengan mementahkan tembakan dua algojo Wolves, Alfred NDiaye dan Conor Coady, untuk membantu City menang 41. Secara keseluruhan, Bravo mencatatkan tujuh penyelamatan, dua di antaranya di babak adu penalti.

“Perasaan saya campur aduk karena ini adalah pertandingan yang benarbenar sulit bagi kami. Tak biasanya kami menghadapi laga seperti ini,” Bravo mengatakan kepada Sky Sports.

“Mereka menciptakan banyak peluang, mereka bisa saja mencetak gol saat waktu normal, tapi beruntung kami bisa mengatasi pada akhirnya dengan adu penalti.”

Penampilan impresif Bravo pun mendapat pujian dari Guardiola. Manajer asal Spanyol itu mengakui Bravo lah yang menyelamatkan City.

“Claudio membantu kami lolos. Anda menganalisis berapa banyak peluang yang kami dapat dan berapa banyak yang mereka dapat dan kami punya lebih banyak peluang, tapi di momen spesial, Claudio luar biasa,” Guardiola mengatakan kepada Sky Sports.

“Saya tidak tahu (apakah ini pertandingan terbaiknya untuk City) tapi tentu dia sangat tangguh dalam hal satu lawan satu dengan kiper, dan kemudian menggagalkan dua penalti, jadi dia adalah man of the match.”

“Claudio memberi kami kesempatan untuk lolos, saya sangat senang untuknya, cara dia berlatih, dia tampil bagus. Musim lalu tidak mudah untuknya, tapi dia adalah kiper level tinggi, dia pantas dapat performa itu,” Guardiola menambahkan.