Berkaca Musim Lalu, City Diprediksi Bakal Layu Setelah Tersentuh Kekalahan

Paul Scholes menilai kans juara Manchester City tipis meskipun konsisten di puncak papan klasemen saat ini. The Citizens diprediksi kesulitan jika tak memperbaiki lini belakang.

City menguasai peringkat pertama klasemen liga dengan mengoleksi 22 poin dari delapan laga yang dilakoni. Tim besutan Pep Guardiola tersebut dikuntit Manchester United, yang mengoleksi dua poin lebih sedikit.

Keunggulan City itu dibarengi dengan produktivitas yang oke. City sudah mencetak 29 gol dan baru kebobolan empat gol. Sementara, MU membuat 21 gol dan baru kebobolan dua gol.

Scholes menyoroti jumlah kebobolan City. Meskipun baru kemasukan empat gol, lini pertahanan City berpotensi kendur seiring berjalannya liga.

“Saya rasa terdapat tim bagus di liga Inggris saat ini,” kata Scholes seperti dikutip Daily Star.

“City menunjukkan start bagus musim lalu, pada periode seperti ini di tahun lalu, kita samasama menilai mereka akan melaju paling depan. Tapi ternyata, pertahanan mereka bermasalah setelah itu,” bekas pemain Mancehster United itu memberi penilaian.

“Apakah hal serupa akan terjadi lagi? Mereka tak banyak melakukan perubahan di lini belakang. Kita harus melihat bagaimana mereka mengatasinya,” tutur dia.

Musim lalu, City tak terkalahkan pada enam laga pertama. Mereka barau merasakan kekalahan pada pekan ketujuh usai dikalahkan Tottenham Hotspur. Setelah itu, laju City naik turun. City menutup musim 2016/2017 dengan berada di urutan ketiga.