Banyak Pemainnya Cedera Musim Lalu, City Rugi RP 317 M

Manchester City tak cuma gagal meraih satu pun trofi musim lalu karena badai cedera, tapi juga rugi cukup besar sekitar 18 juta pound sterling atau Rp 317 M. Kenapa?

City di musim pertama Pep Guardiola sebenarnya punya start oke ketika menyapu bersih 13 partai pertama di seluruh kompetisi dengan kemenangan. The Citizens pun sempat memuncaki klasemen dan permainan mereka dipujipuji.

Tapi, selepas Oktober permainan City lantas naikturun. Sempat bersaing di jalur juara, City akhirnya benarbenar kedodoran begitu memasuki Februari hingga akhirnya harus puas finis posisi ketiga di Premier League dan selisih 15 poin dari Chelsea.

Tak cuma itu, City juga gagal total di ajang lain seperti Liga Champions, Piala Liga Inggris, dan Piala FA. Guardiola pun lantas dicerca habishabisan karena dianggap tak mampu memperlihatkan sentuhan emasnya seperti di Barcelona dan Bayern Munich.

Meski demikian, Guardiola mungkin boleh membela diri karena badai cedera yang menghantam beberapa pemain andalannya membuat City tidak bisa tampil maksimal. Sebut saja kapten Vincent Kompany yang menghabiskan 255 hari di ruang perawatan, lalu ada juga Sergio Aguero, Raheem Sterling, Leroy Sane, Bacary Sagna, dan Gabriel Jesus. Ada total 30 cedera berbeda dialami para pemainnya.

Ketika para pemain topnya cedera, City juga rugi besar karena tetap harus membayar gaji mereka yang mencapai total 18 juta pound atau sekitar Rp 317 miliar. Jumlah ini tertinggi di antara timtim lainnya dengan ratarata 611 ribu pound per satu jenis cedera.

Tim sekota City, Manchester United, jadi klub kedua yang paling merugi karena cedera pemainnya yakni sekitar 17,8 juta pound atau sekitar Rp 300 miliar. Lalu ada Arsenal yang merugi sekitar 16,2 juta pound, disusul West Ham United dengan 13,7 juta pound, dan Liverpool dengan 13,69 juta pound.

Sunderland yang terdegradasi patut mengutuk badai cedera yang menghantam timnya. Sebab dengan 58 jenis cedera yang dialami (terbanyak di antara timtim lain), The Black Cats minimal punya tiga pemain yang absen setiap pekannya dengan total kerugian 11,65 juta pound atau sekitar Rp 202 M.

Chelsea pun dianggap wajar bisa jadi juara Premier League karena kondisi timnya relatif sehat sepanjang musim. Hanya ada 21 jenis cedera yang menghantam para pemain dengan kerugian sekitar 6,6 juta pound. Kecil bukan?

Boleh dikatakan Premier League memang makin intens dari musim ke musim. Pasalnya dari data yang dilansir Telegraph, total kerugian klub akibat cedera para pemain musim lalu mencapai 177 juta pound (Rp 3 T), naik 20 juta pound dari musim sebelumnya.

Cedera lutut menyumbang kerugian terbesar hingga 50 juta pound dengan ratarata absen 70 hari. Disusul cedera punggung ratarata absen 44 hari. Total ada 713 cedera berbeda dari total 524 pertandingan.