Arsenal Terlalu Mudah Mengendur Setelah Unggul

Per Mertesacker kecewa dengan penampilan para pemain Arsenal usai dikalahkan Watford 12. Dia minta agar The Gunners tak mengendur di babak kedua meski sudah unggul.

Arsenal dikalahkan Watford 12 dalam lanjutan Liga Inggri, meskipun sudah lebih dulu unggul. Bahkan, mereka kandas pada menitmenit terakhir.

Dalam pertandingan di Vicarage Road, Sabtu (14/10/2017) malam WIB, Arsenal unggul lebih dulu berkat gol Per Mertesacker. Gol tersebut diceploskan pada babak pertama

Watford menyamakan kedudukan pada menit ke71 lewat Troy Deeney. Arsenal berbalik ketinggalan setelah The Hornets berhasil menggandakan gol lewar Tom Cleverly dengan tendangan dari dalam kotak penalti.

Mertesacker mengakui penampilan Arsenal mengendur di babak kedua. Mereka bahkan membuangbuang peluang.

“Ya, saya rasa itulah yang tidak kami miliki, terutama di babak kedua. Kalian tahu kan ketika kami mendapatkan bola tapi kemudian kehilangan peluang. Kami bukan hanya kehilangan peluang, tapi kami juga tak bermain dengan baik dan melewatkan semuanya begitu saja,” kata Mertesacker, bek Arsenal, seperti dikutip situs resmi klub.

“Itulah yang kami lakukan dengan sangat baik di babak pertama, dengan kami bisa menguasai bola, menjaga dominasi itu, cukup bagus. Di babak kedua, kami hanya buangbuang bola. Padahal keunggulan satu gol itu tidak cukup,” pemain internasional Jerman itu menuturkan.

Mertesacker pun meminta agar rekanrekannya memetik pelajaran dari kekalahan itu. Dia berharap Arsenal tak lagi membuat kesalahan serupa.

“Kalau kalian hanya bertahan dan tak bisa membuka peluang setelah turun minum, kemudian kehilangan satu peluang untuk menyudahi pertandingan, maka sulit untuk memenangi pertandingan di Premier League,” ucap dia.

Tanpa tambahan poin, kini Arsenal berada di urutan keenam papan klasemen sementara. Kekalahan itu menjadi kekalahan ketiga Arsenal dari delapan laga yang dilakoni.. Empat laga diselesaikan dengan kemenangan dan satu lainnya ser (13 poin). The Gunners berjarak sembilan poin dari Manchester City sebagai pemuncak klasemen.