Anderson Gemetaran Ambil Penalti MU di Final Champions

Mantan gelandang Manchester United, Anderson, belum lama ini bercerita soal ketegangan yang ia rasakan di babak adu penalti final Liga Champions 2008 melawan Chelsea.

Pemain Brasil, yang menghabiskan delapan tahun bersama Setan Merah di 2015, mencetak gol titik putih dalam kemenangan United di Moscow.

United unggul 5-4 usai Anderson, yang masuk sebagai pengganti di babak ekstra, menaklukkan Petr Cech, sebelum Salomon Kalou membalas untuk Chelsea.

Namun United dipastikan menang usai Edwin van Der Sar menepis penalti Nicolas Anelka, setelah sebelumnya Ryan Giggs sukses melaksanakan tugas sebagai eksekutor.

Anderson mengatakan di Radio General: “Saya mengambil penalti. Saya tak menyentuh bolanya.”

“Saya duduk di bangku cadangan, Giggs melihat saya dan berkata: ‘Suruh Anderson mengambil satu tendangan’. Saya berkata ‘Oh tidak’. Saya mengambil bola dan itu adalah langkah terpanjang dalam hidup saya.”

“Saya tidak mungkin menunjukkan saya gemetaran, meski saya sudah merasakannya. Saya seperti sulit bergerak. Sejarah klub dan fans akan ditentukan.”

“Saya melihat ke arah kiper, yang merupakan seorang raksasa. Cech merentangkan lengannya. Saya berkata ‘Oh sial, saya akan menendangnya keras-keras, menutup mata, dan berdoa bola akan masuk’.”

“Saya lantas mengambil tiga, empat langkah, saya menutup mata, dan bola melewati dirinya, tak jauh dari jangkauan tangannya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *