Lantamal Siap Cegat Penyelundupan Senjata di Perairan Sulawesi

Rimanews – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI meningkatkan kewaspadaan dengan terus berpatroli di perairan Sulawesi mengantisipasi adanya impor ilegal seperti senjata api, narkoba maupun pakaian bekas. “Ini Instruksi dari Bapak Presiden Joko Widodo agar mengawasi masuknya barang-barang impor melalui jalur laut,” ujar Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Yusup di Makassar, Kamis (19/02/2016). Baca Juga Partai Pendukung Tak Lagi All Out Menangkan Ahok BPBD: Empat Warga Pidie Jaya Meninggal Dunia Korban Gempa Pidie, Satu Meninggal Puluhan Luka-Luka Dia mengatakan, serbuan pakaian bekas atau balpres impor dari luar Indonesia melalui jalur laut itu sangat kencang dan dikhawatirkan dalam penyelundupan itu juga ada barang berbahaya lainnya. Karena itu, Lantamal VI bersama dengan Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Sulselbar, Bea Cukai dan TNI AD akan bahu membahu melakukan patroli mengantisipasi masuknya semua barang berbahaya itu. “Ini harus diawasi karena bisa saja dalam balpres itu ada barang berbahaya seperti narkoba dan senjata api yang masuk. Makanya, kita akan giatkan patroli bersama ini,” jelasnya. Direktur Polisi Perairan Polda Sulawesi Selatan dan Barat Kombes Pol Hari Sanyoto mengatakan tim penyidik Polda akan membantu kinerja penyidik Bea Cukai khususnya dalam pengembangan jaringan tersangka. “Penadah maupun pemasoknya masih kami dalami dan pasti kita akan back up semuanya, Bea Cukai dan Lantamal IV,” ujar dia. Hari menyatakan akan terus bekerja untuk mengantisipasi peredaran barang ilegal melalui laut. Tidak hanya pakaian bekas, pihaknya juga fokus pada pencegahan peredaran narkotika maupun penyelundupan senjata. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : lantamal , Penyelundupan Senjata , Keamanan , Nasional

Sumber: RimaNews