Hamka Hamzah Gagal Bergabung dengan Timnas Indonesia

BERITA TERKAIT Persiba Tandang Tanpa Tiga Legiun Asing Cristiano Ronaldo Kembali Sabet sebagai Pemain Terbaik Dunia Pengacara Rooney Pun Membantah Ronaldo Ditunggu Denda Gara-gara Kacamata INDOPOS.CO.ID – Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) sejatinya adalah panggung terbuka bagi pelatih Alfred Riedl untuk mencari pemain yang layak membela Timnas (Tim Nasional). Sayang, tidak semua pemain yang bermain moncer di kompetisi milik PT GTS (Gelora Trisula Semesta) ini dipanggil oleh Riedl. Ya, dari sekian banyak pemain, central bek Arema Cronus Hamka Hamzah adalah salah satu yang bermain bagus di kompetisi namun tidak mendapat kesempatan di skuad Garuda – julukan Timnas Indonesia. Padahal, selain menjadi tembok tebal di lini belakang Arema, pemain berusia 32 tahun itu juga menjadi salah satu bek tersubur dengan mencetak empat gol dan dua assist . Tidak hanya itu, Hamka juga mendapat banyak minutes play dengan menjalani 22 pertandingan dari total 26 laga yang sudah dilewati oleh Arema. Sayang, pemain yang pernah membela Timnas Indonesia sejak 2004 itu tidak masuk dalam total 40 pemain yang didaftarkan ke Asean Football Confederation (AFC) untuk membela Indonesia di Piala AFF 2016 nanti. “Saya juga tidak tahu mengapa tidak dipanggil ke Timnas. Coba tanya saja ke pelatih, mereka yang lebih tahu tentang semua ini,” kata pemain yang pernah membela Persija Jakarta selama musim 2005-2008 itu. Meski begitu, Hamka mengungkapkan, tidak menyesal dengan diberikan kesempatan untuk membela Timnas di Piala AFF oleh Riedl itu. Mantan pemain Pusamania Borneo FC (PBFC) ini beralasan, masih banyak pemain pemain muda yang layak diberikan kesempatan. “Saya sendiri sudah tidak muda lagi bersaing di level internasional,” tegasnya. Kehadiran Hamka bersama rekan-rekannya di lini belakang Arema memang terbukti tangguh bagi tim- tim lawan. Buktinya, skuad asal Malang tersebut menjadi satu-satunya tim yang paling sedikit mengalami kebobolan di kompetisi kasta tertinggi tanah air itu dengan baru 13 kali kebobolan. Sementara itu, Ruddy Widodo, manajer Arema mengatakan, sejatinya banyak pemain Arema yang layak membela Timnas. Namun, ada beberapa dari mereka tidak begitu antusias lantaran tanggung jawab PSSI ke pemain sangat minim. “Kalau pemain cedera, federasi sering lepas tanggung jawab. Itu yang membuat pemain trauma,” kata Ruddy. (ben/jpg)

Sumber: Indopos