Stok Sapi Lokal menipis, Pedagang Pilih Sapi Australia

RIMANEWS – Harga daging sapi dan ayam di Aceh meroket karena dua sebab berbeda awal tahun ini. Kenaikan harga sapi terkait dengan kelangkaan stok sapi lokal dan pedagang membeli sapi ASAL Australi yang diternakkan di Aceh. Sementara untuk kenaikan harga daging ayam karena trend awal tahun. Harga daging sapi di Banda Aceh naik rata-rata Rp 5.000 hingga Rp 10.000/kg di kisaran Rp 105.000 hingga Rp 110.000/kg. “Kami terpaksa harus menyamai harga sapi lokal dengan sapi Australia,” kata Darman kepada, Sabtu (25/01/2014). Baca Juga Keluarga Korban MH370 Tawarkan Hadiah Bagi Penemu Puing Pesawat Perkenalkan Daniel, Sapi Tertinggi di Dunia “Badai Asma” Terjang Australia, 4 Tewas Australia Sarankan Warganya di Indonesia Berhati-Hati Kebijakan Imigrasi Australia Promosikan Xenofobia, Kata Pelapor PBB Menurutnya, para pedagang terpaksa harus membeli sapi Australia untuk memenuhi kebutuhan warga karena jumlah sapi lokal cukup terbatas. Saat ini, ia hanya mampu memotong satu ekor sapi setiap harinya karena harga sapi yang cukup mahal. Sementara daging ayam potong dijual Rp 30.000/kg. Sedangkan untuk satu ekor ayam dijual rata-rata Rp 35.000 hingga Rp 40.000/kg. Harga itu tergantung dari ukuran besar kecilnya ayam. Kenaikan ini sepertinya tidak disebabkan kekurangan stok. Akibat kenaikan ini, para pedagang di Aceh mengeluh karena konsumer berkurang sehingga omset pendapatan menurun. Para pedagang berharap agar pemerintah dapat menstabilkan kembali harga daging sapi dan ayam potong.(chus) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Ekonomi , Australia , Sapi , langka , Stok , Ekonomi , Australia , Sapi , langka , Stok , Ekonomi , Australia , Sapi , langka , Stok

Sumber: RimaNews