Pekan Terakhir Mei, Harga Emas Catat Rekor Terendah dalam 8 Bulan

RIMANEWS-Penurunan harga emas terendah terakhir kali terjadi pada September 2013. Kemudian pada pekan terakhir Mei 2014 harga emas kembali anjlok hingga mencapai titik paling seperti pada September 2013. Ketegangan di Ukraina sering menjadi faktor turunnya harga emas sehingga permintaan emas sebagai instrumen safe haven berkurang. Baca Juga Pohon Natal dari Emas Murni Dijual Rp27 Miliar DKI Akan Buat Underpass Mampang Kuningan Raksasa Internet Jepang Investasi Rp 664 Triliun di Amerika Ketika Rusia menarik pasukannya dari wilayah perbatasan Ukraina pada akhir pekan ini, harga emas merosot hingga melampaui US$1.250 per troy ounce setelah mengalami penurunan harga selama lima hari berturut-turut. Rally selama lima hari ini merupakan yang terpanjang sejak 1 April 2014. Frank McGhee, head dealer pada Integrated Brokerage Services LLC di Chigago, mengatakan emas mulai ditinggalkan ketika krisis mereda. “Likuiditas kembali mengalir ke ekuitas,” katanya sebagaimana dikutip Bloomberg, Sabtu (31/5). Kontrak emas berjangka untuk pengiriman pada Agustus turun 0,9% menjadi US$1.246 per troy ounce di Comex, New York. Sepanjang bulan ini harga emas tergerus 3,9%. Hal ini terjadi di tengah ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) bakal memperbesar stimulusnya. [afk/bis] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : emas , anjlok , harga , Mei , Keuangan , emas , anjlok , harga , Mei , Keuangan , emas , anjlok , harga , Mei , Keuangan

Sumber: RimaNews