Gempa Aceh, Pidie Jaya Kesulitan Alat Berat

Rimanews – Gempa dengan kekuatan dengan 6,5 SR guncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Akibatnya belasan bangunan roboh. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kesulitan dalam melakukan pertolongan terhadap bangunan yang roboh. “Kami minim alat berat. Kita sudah koordinasi dengan pemerintah provinsi dan nasional,” kata Wakil Bupati Pidie Jaya, Munawar, dalam wawancara dengan Kompas TV, hari ini. Baca Juga Gempa Aceh Sebabkan Belasan Bangunan Roboh Gempa 6,4 SR Mengguncang Aceh BMKG Revisi Kekuatan Gempa Flores Menjadi 6,1 SR Rekaman Gelombang Tsunami di Sungai Natori Jepang Peringatan Tsunami Jepang Dicabut Aceh merupakan zona merah bencana, alat berat dan antisipasi pasca-bencana harusnya memang telah tersedia. Selain bangunan, puluhan warga luka akibat tertimpa bangunan. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi pukul 05. 03.36 WIB dengan kekuatan 6,5 SR. Pusat gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km. Hasil analisis peta tingkat guncangan dari BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan kuat terjadi di daerah Busugan, Meukobrawang, Pangwabaroh, Meukopuue, Tanjong, Meukorumpuet, Panteraja, Angkieng, dan Pohroh pada skala intensitas III SIG-BMKG (VI MMI). Seluruh wilayah ini diperkirakan berpotensi mengalami dampak gempa bumi berupa kerusakan ringan seperti retak dinding dan atap rumah bergeser. Posko BNPB telah mengkonfirmasi ke BPBD. Dilaporkan gempa sangat kuat dirasakan selama 15 detik di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Pidie. Masyarakat panik dana berhamburan keluar rumah. Laporan sementara dari BPBD ada beberapa rumah dan bangunan roboh. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : gempa , Aceh , pidie jaya , Bangunan , Roboh , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews