SOROT BINTANG: Alexis Sanchez, Sang Pendobrak untuk MU

Alexis Sanchez resmi gabung dengan Manchester United (MU) pada Senin (22/1/2018). Dia diboyong secara gratis karena MU menukarnya dengan Henrikh Mkhitaryan yang hijrah ke Arsenal.

Kehadiran Sanchez di pertengahan musim seperti sekarang tentu mengangkat harapan MU. Meski tertinggal 12 poin dari Manchester City dalam perebutan juara Liga Inggris, MU setidaknya bisa menekan City hingga akhir musim yang menyisakan 14 pertandingan lagi.

Sanchez merupakan seorang pemain serbabisa. Di Barcelona, dia bisa memerankan sebagai winger atau penyerang yang beroperasi di sebelah kiri.

Sanchez memiliki kelebihan dalam hal kecepatan dan kemampuan mengolah bola. Gocekannya terkenal cukup maut dan keakuratannya dalam melepaskan tembakan juga tak perlu diragukan.

Baik semasa di Arsenal atau Barcelona, Sanchez kerap memperlihatkan sebuah atraksi memukau. Dia bisa membuat gol-gol ajaib yang mungkin sulit untuk dilakukan pemain biasa. Itulah mengapa kepergian Sanchez dari Barcelona pada 2014 lalu cukup disesali, meski tak bisa dihindari karena Barcelona sudah memboyong Luis Suarez dari Liverpool.

Sanchez pemain yang efektif dan pekerja keras. Dia tak hanya bisa mencetak gol tapi juga pemberi umpan yang baik. Musim lalu, seperti dilansir whoscored, Alexis setidaknya mencetak 10 assist untuk Arsenal.

Musim ini, dia hanya mencetak 3 assist dan 7 gol bersama Arsenal. Itu juga karena penampilannya yang kurang. Di musim terakhirnya di Barcelona pada 2013/14 lalu, dia juga mencetak 10 assist.

“Alexis Sanchez merupakan satu di antara penyerang terbaik dunia. Dia akan melengkapi barisan penyerang muda MU yang ada di klub ini,” kata Mourinho.

Sang Pendobrak

Karena fungsi serbabisa ini, Sanchez sangat bisa diandalkan oleh MU. Secara sekilas, Sanchez sebenarnya punya tugas yang mirip dengan Mkhitaryan saat masih di MU.

Dia akan menjalankan fungsi untuk mendobrak pertahanan lawan agar terbuka. Dia akan membuka pintu bagi dirinya sendiri atau rekan-rekannya yang lain di MU untuk mencetak gol.

Bedanya, Sanchez boleh disebut punya skill olah bola lebih baik dibandingkan Mkhitaryan. Semangat juangnya saat berada di lapangan juga pantas dipuji.

Mourinho pun mengetahui potensi ini. Maka itu, Mourinho tak segan untuk memuji kualitas rekrutan anyar yang mungkin sudah dibidiknya saat masih membesut Real Madrid dulu.

“Dia akan membawa ambisi, hasrat, dan kepribadian. Kualitas itu akan membuat para pemain Manchester United menjadi tim yang lebih kuat dan suporter senang dengan dimensi dan prestisius klub ini,” katanya.

Sanchez menggunakan nomor keramat, 7, di MU. Nomor ini biasanya dipakai oleh pemain-pemain sukses yang mampu mengangkat permainan MU. Namun tidak sedikit rekrutan anyar MU gagal mengemban beban nomor keramat ini. Salah satunya Memphis Depay yang harus pergi ke Olympique Lyon.

Ronaldo menjadi pemain terakhir yang sukses menggunakan nomor keramat di MU itu. Penerusnya, Michael Owen, Antonio Valencia, Angel Di Maria, hingga Memphis Depay tak sanggup menepis rumor nomor keramat itu.

Apakah Sanchez bakal sukses? Hasrat tinggi untuk meraih gelar bakal ditunjukkan Sanchez di MU nanti. Sanchez berjanji tak akan mengecewakan fans MU.

“Ketika mereka (manajemen MU) mengatakan kepada saya kalau Ronaldo, Cantona, dan David Beckham sudah memakainya, saya hanya memikirkan nomor 7 di MU bukan sekadar mimpi lagi,” kata Sanchez, dikutip dari situs resmi klub.

Klub Impian

Satu lagi yang membuat Sanchez bakal termotivasi di MU yaitu besarnya klub ini di mata bintang asal Chile tersebut. Kepada situs resmi klub, Sanchez blak-blakan menyebutkan MU sebagai klub impiannya sejak kecil.

“Ini bukan basa basi karena saya sekarang berada di sini. Saya selalu bilang sejak kecil selalu ingin main untuk MU, saya pernah bilang soal ini kepada Sir Alex Ferguson,” katanya.

Bagi seorang pemain sepak bola, motivasi tinggi bakal jadi pendorong untuk bermain bagus. Apalagi, Sanchez mendapatkan gaji yang menggiurkan di MU.

Bagaimana tidak, dia akan mendapatkan gaji sekitar 350 ribu pound atau Rp 6,4 miliar per pekan. Dalam satu hari, Sanchez mendapatkan gaji Rp 914 juta. Wow!

“Saya percaya MU bisa merebut semua gelar.Lambang di kaus ini menunjukkan segalanya, ini klub besar di dunia. Saya datang ke sini untuk memenangkan semuanya: Liga Inggris, Liga Champions apa saja yang bisa didapatkan di masa mendatang,” katanya.

Dengan modal-modal seperti itu, Sanchez diyakini akan memberikan segalanya untuk MU. Apalagi sebelum hadir di Old Trafford, dia sudah dibujuk Mourinho jika dirinya sangat dibutuhkan. Ini tentu membuatnya menanggung sebuah kewajiban semacam utang yang harus dibayar atas kepercayaan itu.

“Pemain terkadang butuh untuk merasa jadi penting di klub dan dicintai klub. Itu satu hal yang sudah membuat saya tertarik gabung ke sini,” ujarnya.

MU mendapatkan tambahan kekuatan yang membuat mereka tambah solit. Menarik untuk ditunggu formasi seperti apa yang bakal digelar Mourinho dengan deretan bintang yang dimilikinya sekarang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *