Wenger Yakin Motivasi Sanchez Gabung MU karena Uang

Manajer Arsenal Arsene Wenger mengakui timnya tak mungkin mempertahankan Alexis Sanchez dan menduga motif striker asal Cile itu bergabung dengan Manchester United adalah karena uang.

Penyerang berusia 29 tahun itu diperkirakan bakal segera hengkang ke Old Trafford setelah menjalani tes medis hari Minggu. Gelandang MU asal Armenia, Henrikh Mkhitaryan, akan menjadi bagian dari kesepakatan ini.

Beberapa media di Inggris menuliskan Sanchez akan mendapat 450.000 pound per pekan di MU. Permintaan gaji selangit inilah yang membuat Manchester City, rival MU, mundur dari perburuan mantan pemain Barcelona itu.

Wenger mengaku tak bisa memahami keputusan eks pemain Udinese itu pergi dari Stadion Emirates. Namun dia meyakini uang menjadi alasan utamanya pindah.

“Saya tak paham alasan pemain yang ingin meninggalkan Arsenal. Namun dalam 30 tahun melakukan transfer, Anda bisa tahu banyak soal sifat manusia,” papar Wenger.

“Sebagai seorang profesional, mungkin ini akan menjadi kontrak terakhirnya di level atas dan ini menjadi kontrak yang penting. Setelah itu, saya bisa menerima dan membiarkannya pindah. Setelah itu kami akan menganalisis pro dan kontranya,” ungkapnya.

“Kami sudah berupaya maksimal untuk mempertahankannya. Bahkan Manchester City akhirnya mundur. Ini bukti kami tak punya peluang mempertahankannya,” kata Wenger.

“Kami sudah mencoba mencari solusi terbaik dan solusi terbaiknya adalah kami kehilangan pemain kelas dunia. Saya sama sekali tak menyangkalnya. Namun kami tak mau kehilangan dia tanpa mendapatkan pemain lain. Masa depan yang akan membuktikan apakah ini keputusan yang tepat atau tidak,” imbuh mantan pelatih AS Monaco ini.

“Namun ini bukan cuma berarti kami kehilangan pemain. Kami juga mendapatkan pemain. Kami juga masih aktif di bursa transfer dan mencoba memboyong pemain baru,” tambahnya.

Wenger juga mengakui ketidakpastian soal Sanchez memicu ketidaknyamanan di timnya. “Ini periode saat kami merasa tak senyaman tim-tim lain,” paparnya.

“Ini bukan cuma soal kehilangan pemain. Tim-tim biasa kehilangan pemain. Namun keadaan ini menimbulkan ketidakpastian di tim dan mereka (para pemain Arsenal) tak tahu apakah dia akan tetap di sini atau tidak,” kata pelatih yang telah menangani Arsenal sejak 1996 ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *