Kebencian Adebayor terhadap Wenger dan Arsenal

Emmanuel Adebayor rupanya punya kebencian mendalam terhadap Arsenal dan secara khusus Arsene Wenger sang manajer. Itu karena kejadian di masa lalu.

Dalam karier Adebayor, Arsenal merupakan klub pertamanya di Inggris. Bersama The Gunners pula penyerang asal Togo itu mulai mencuri perhatian di persepakbolaan Eropa.

Adebayor direkrut Arsenal dari Monaco dengan 3 juta pound sterling pada Januari 2006. Ia mencetak 62 gol dalam 142 laga bersama The Gunners sebelum dijual ke Manchester City seharga 25 juta pound sterling pada Juli 2009.

Proses kepindahan saat itulah yang sampai kini masih menyisakan rasa benci di hati Adebayor. Secara spesifik ia juga menyebut Wenger sebagai manajer pendusta.

“Saat itu saya bertemu dengan Arsene Wenger di kantornya, ketika ia minta saya pergi (dari Arsenal) karena menurutnya saya tak lagi punya masa depan di Arsenal. Ia bilang saya harus mulai bergerak maju dalam hidup. Saya saat itu merespons, ‘Saya akan bertahan’,” ujar Adebayor seperti dikutip Mirror, mengisahkan kejadian di masa lalu.

Adebayor kemudian juga mengklaim bahwa Wenger mengancamnya tak bakal main sama sekali jika tetap bertahan di Arsenal. Yang membuatnya kesal, kata-kata berbeda kemudian diucapkan Wenger ke media.

“Saya tak punya pilihan selain bergabung dengan Manchester City, yang saya lakukan dengan gembira,” kata Adebayor yang kini merumput di Turki bersama Istanbul Basaksehir.

“Dan keesokan harinya ketika saya bergabung dengan Manchester City, dalam konferensi pers di London saya melihatnya bilang bahwa saya ingin pergi karena uang dan semacamnya, dan sejak hari itulah rasa benci untuk Arsenal timbul.”

“Bukan ke fansnya karena fans di London adalah yang pertama menyanyikan nama saya di Inggris. Bahkan saat ini, saat melihat Arsenal main, saya ingin mereka menang tapi di saat yang sama juga kalah karena kebencian yang sedemikian besar di dalam hati saya,” ucapnya.

Adebayor sempat membuat fans Arsenal kesal bukan kepalang ketika ia sudah berseragam City. Beberapa bulan usai kepindahannya, ia menjebol gawang The Gunners dan kemudian berlari melintasi lapangan untuk merayakan golnya di depan fans Arsenal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *