Disebut Tak Bahagia di MU, Mourinho: Itu Kabar Sampah

Jose Mourinho diisukan mulai tak bahagia di Manchester United. Manajer asal Portugal itu membantahnya, dan justru menegaskan ingin bertahan lebih lama lagi.

Mourinho menjadi pelatih MU sejak musim lalu. Di musim perdananya, ia sukses mempersembahkan tiga trofi yaitu Community Shield, Piala Liga, serta Liga Europa–yang mengantar MU ke Liga Champions musim ini.

Di musim keduanya, Mourinho mulai kesulitan. Sempat membawa Paul Pogba dkk tampil menjanjikan di beberapa laga perdana Liga Inggris, performa Setan Merah mulai menurun.

Hingga pekan ke-22, MU masih berada di peringkat dua klasemen dengan 47 poin, tertinggal 15 angka dari Manchester City dalam perburuan gelar juara musim ini.

“Saya tidak bisa menemukan kata-kata yang lebih baik selain sampah soal perbincangan baru-baru ini. Jika Anda mau bertanya langsung pada saya, saya melihat diri saya di Manchester United musim depan,” Mourinho mengatakan seperti dilansir Guardian.

“Saya akan pergi ketika klub menginginkannya, sekarang saya sama sekali tak berniat untuk hengkang. Saya ingin bertahan, tidak ada alasan lain untuk tidak melakukannya.”

“Saya masih punya kontrak, faktanya saya berada di pertengahan kontrak itu, bukannya di beberapa bulan terakhir. Keinginan saya adalah bertahan sampai manajemen dan pemilik senang dengan kinerja saya. Hal terburuk dari berita sampah itu adalah meragukan profesionalisme saya dan itu cukup mengganggu sebab itu sesuatu yang tidak saya terima.”

“Semoga di akhir kontrak saya nanti manajemen senang dengan kontribusi saya dan menginginkan saya bertahan. Apakah saya dapat kontrak baru atau tidak itu tergantung pada klub, tapi komitmen saya total dan saya ingin bertahan,” Mourinho menegaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *