5 Alasan Mourinho Bisa Dipecat Manchester United, Nomor 3 karena Pemain Muda

SATU setengah musim Manchester United berada di bawah asuhan Jose Mourinho, dan pelatih berpaspor Portugal itu mengantarkan tim yang bermarkas di Stadion Old Trafford meraih banyak gelar juara. Namun siapa sangka, manajemen Man United disebut-sebut memiliki keinginan untuk mendepak Mourinho.

Hal itu karena Man United mulai keluar dari persaingan di jalur juara Liga Inggris 2017-2018. Hingga pekan 20 Man United memang duduk di posisi dua dengan koleksi 43 angka, namun mereka terpaut 15 poin dari Manchester City di puncak klasemen. Karena itu, jika nantinya Man United tersingkir di Piala FA dan 16 besar Liga Champions 2017-2018, Mourinho berpotensi besar dipecat dari jabatannya.

Selain alasan di atas, ada faktor lain yang membuat Mourinho berpotensi dipecat Man United. Berikut 5 alasan Mourinho bisa dipecat Man United mengutip dari Sportskeeda, Jumat (29/12/2017):

5. Old Trafford adalah Tempat yang Paling Membosankan di Liga Inggris

Situs sepakbola, Forza pada Oktober 2017 melakukan survei ke beberapa stadion yang cukup menghibur dari segi jumlah sasaran, gambar, sudut, kartu merah dan lain-lain dalam kurun 2013-2017. Forza menyimpulkan bahwa Stadion Old Trafford adalah tempat paling membosankan di Liga Inggris.

Hal itu ditambah lagi, gaya permainan Man United yang membosankan di bawah arahan Mourinho. Menjadi ironis karena Forza justru memilih Stadion Etihad yang notabene markas Manchester City sebagai tempat yang paling menghibur dalam empat tahun terakhir.

Selain itu, mantan pelatih Setan Merah Louis Van Gaal juga mengecam Mourinho karena gaya Man United yang membosankan. Banyak pakar sepakbola dan fans tidak senang dengan permainan Man United. Para fans selayaknya pantas menikmati permainan sepak bola yang menarik. Untuk apa mereka membayar tiket yang melonjak tinggi hanya untuk melihat permainan mereka yang membosankan. Jika Mourinho tidak bisa memberikan kesenangan itu, dia harus meninggalkan klub.

4. Mourinho Jarang Mainkan Pemain Muda

Bila di putar ulang, saat masa kejayaan pada periode 1986-2013, Man United banyak menurunkan pemain muda di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Namun, sebaliknya, saat bersama Mourinho, hampir semua personel Man United adalah pemain matang.

Justru, Man City di bawah asuhan Josep Guardiola kini menjadikan pemain muda sebagai andalan. Saat ini, pemain-pemain seperti Raheem Sterling dan Leroy Sane menjadi andalan Man City untuk menggempur pertahanan lawan.

Guardiola juga mengubah Man City menjadi tim terkuat di Eropa dengan gaya timnya yang ofensif, layaknya Man United saat ditangani Fergie –sapaan akrab Ferguson. Sementara itu seperti yang diutarakan di atas, permainan Man United di bawah racikan Mourinho justru bermain bertahan atau membosankan.

3. Karena Mourinho, Pemain Muda di Klub Lain Enggan Gabung Man United

Ketika pemain muda disuruh memilih, apakah lebih ingin ditangani Mourinho atau Guardiola, opsi kedua pasti akan dipilih. Gaya kaku Mourinho menghalangi pemain muda untuk menunjukkan bakat mereka.

Saat ini hanya Marcus Rashford, pemain muda Man United yang dapat bermain reguler. Sementara di sisi lain, Guardiola mengandalkan pemain muda seperti Gabriel Jesus, Leroy Sane dan Raheem Sterling untuk bermain di tim utamanya.

Bahkan, pemain seperti Gabriel Jesus (20 tahun) dan Kylian Mbappe (19 tahun) dirumorkan enggan berkiprah ke Man United karena tak yakin dapat berkembang bersama Mourinho. Karena itu, Setan Merah harus mencari pelatih yang bisa menaungi mereka layaknya Ferguson.

2. Catatan Buruk Melawan Tim Papan Atas

Mourinho kerap kesulitan membawa Man United saat menghadapi The Big Six Liga Inggris yang berisikan Manchester City, Chelsea, Liverpool, Arsenal dan Tottenham Hotspur. Mou –sapaan akrab Mourinho – hanya mampu membawa Man United menang kontra Tottenham dan Arsenal, khusus di Liga Inggris.

Padahal untuk menjadi juara, Man United wajib tampil solid, baik saat menghadapi tim kuat maupun medioker. Jika tak mampu memperbaiki catatan lawan tim besar, Mourinho harus bersiap dicopot dari statusnya sebagai pelatih Man United.

1. Gaya Man United di Bawah Arahan Mourinho Tidak Disukai Fans

Mourinho menyukai gaya permainan umpan-umpan panjang. Dalam pola tersebut, Mourinho menjadikan Fellaini dan Lukaku sebagai andalan, mengingat kedua pemain itu memiliki tubuh menjulang.

Namun, permainan itu dianggap membosan dan banyak yang tidak menyukai pola permainan itu. Bahkan gaya permainan Mourinho yang dinilai tidak menghibur mendapat kecaman dari pelatih Liverpool, Jurgen Klopp.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *