Mata Frustrasi dan Marah Lihat MU Seperti Sekarang

Juan Mata mengakui Manchester United kurang menunjukkan insting pembunuh ketika bermain melawan Leicester, hingga membuatnya merasa ‘marah dan frustrasi’.

Tim asuhan Jose Mourinho awalnya terlihat seperti bakal meraih tiga angka penuh di King Power, usai sukses membalikkan keadaan dan mengontrol laga.

Mata mencetak brace di pertandingan tersebut, namun usaha kerasnya akhirnya hanya berakhir dengan satu angka setelah Harry Maguire menyamakan kedudukan di menit-menit akhir dan menjadikan skor 2-2.

United kini tertinggal 14 angka dari Manchester City di klasemen, dan dipastikan akan semakin sulit menjuarai Premier League.

“Kami tidak membunuh permainan dan kami harusnya melakukan itu – mudah memang mengatakannya sekarang,” jelasnya di MUTV.

“Andai kami menang, kami akan bilang itu tadi pertandingan yang fantastis dan kami sukses bangkit. Namun itulah sepakbola dan di detik-detik terakhir, mereka sukses mengalirkan bola ke kotak penalti dan mencetak gol.”

“Anda harus terus melangkah maju, terutama di periode Natal karena anda akan bermain tiap dua atau tiga hari. Sekarang kami merasa frustrasi dan marah, namun kami harus terus melangkah. Besok kami akan beristirahat dan memikirkan pertandingan berikutnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *