Guardiola: Aguero adalah Pemain Spesial

Kabar kepergian Sergio Aguero dari Manchester City pada bursa transfer Januari 2018 semakin santer terdengar. Beberapa klub papan atas, seperti Real Madrid pun dikabarkan siap menggelontorkan dana besar demi mendapatkan jasa penyerang asal Argentina itu.

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, menanggapi kabar kepergian salah satu penyerangnya tersebut. Pelatih berkepala plontos itu mengaku akan menghormati semua keputusan yang diambil Aguero terkait masa depannya.

Guardiola mengaku senang pernah memiliki pemain sehebat Aguero. Baginya, pemain berusia 29 tahun itu adalah sosok yang spesial. Kehebatannya dalam bermain sepakbola ditunjukkan di setiap penampilannya.

“Saya sangat menghormati Sergio, tentang semua yang telah dia lakukan dan apa yang akan dia lakukan di masa depan,” ujar Guardiola, sebagaimana dikutip dari The Telegraph, Senin (25/11/2017).

“Dia adalah legenda, dia akan memutuskan segalanya terkait kehidupan dan masa depannya. Saya senang bisa membawanya ke sini bersama Gabriel (Jesus) dan semua skuad. Aguero adalah pemain spesial, legenda, dan saya sangat bahagia. Saya tahu, pemain yang biasanya tidak bermain akan marah, tapi semuanya pantas bermain,” lanjut Guardiola.

Penampilan Aguero pada musim 2017-2018 memang terbilang apik. Aguero telah mencetak 15 gol dan empat assist dalam 20 pertandingan bersama Manchester City.

Dengan kehebatan yang dimiliki Aguero, Guardiola yakin pemain berpaspor Argentina itu dapat tampil impresif di klub mana pun. Apalagi, dia selalu menunjukkan berusaha memberikan penampilan yang terbaik di setiap laga.

“Dengan atau tanpa bola, dia sangat agresif dan begitu kuat. Dia tahu kapan harus menggiring bola dan kapan harus melewatinya. Di masa lalu, itu agak menakutkan baginya. Dia dicintai di ruang ganti, dia pemain muda dan penting bagi tim nasional. Dia harus mempertahankan level itu,” lanjut pelatih berkepala plontos itu,” tutur Guardiola.

Alasan Aguero memutuskan hengkang dari Manchester City pada bursa transfer Januari 2018 disinyalir karena jarangnya mendapatkan kesempatan bermain dari pelatih. Posisinya kerap digantikan oleh Gabriel Jesus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *